IPO JECX: Posisi ARA dan Antrean Capai 5,4 Juta Lot, Intip Profil Emiten Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:50 WIB
IPO JECX: Posisi ARA dan Antrean Capai 5,4 Juta Lot, Intip Profil Emiten Ini

ILUSTRASI. IHSG Menguat-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Bimo Adi Kresnomurti  | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - Simak profil saham JECX yang resmi melantai di BEI. PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli 2026.

Pada hari pertama perdagangan, saham JECX langsung menyentuh batas atas auto rejection (ARA). Tercatat, saham JECX kini menyentuh level Rp1.560, naik Rp310 atau 24,80% dari harga penawaran umum perdana (IPO) sebesar Rp1.250 per saham.

Mengutip data IPOT, antrean pembelian saham JECX mencapai 5,4 juta lot pada harga Rp1.560 pada sesi 1 perdagangan pukul 10.20 WIB.

Lalu, seperti apa profil emiten ini? Cek informasi menarik selengkapnya.

Baca Juga: IPO Saham JELI: Langsung ARA dan Antrean Capai 2,7 Juta Lot, Cek Profil Emiten Ini

Profil Singkat JECX

Melansir laman BEI, JECX merupakan perusahaan induk jaringan JEC Eye Hospitals & Clinics, salah satu penyedia layanan kesehatan mata terbesar di Indonesia yang telah beroperasi selama lebih dari empat dekade.

Perseroan didirikan pada 1 Februari 1984 dengan nama Klinik Mata Jakarta (KMJ). Pada tahun 1993, perusahaan berganti nama menjadi Jakarta Eye Center (JEC) dan terus berkembang menjadi jaringan rumah sakit serta klinik mata berskala nasional.

Lini Usaha

JECX bergerak di bidang layanan kesehatan mata dengan menyediakan pelayanan medis spesialis, mulai dari konsultasi hingga tindakan bedah menggunakan teknologi modern.

Adapun layanan utama yang dijalankan perseroan meliputi:

  • Operasi katarak.
  • LASIK dan SMILE Pro.
  • Operasi retina (vitreoretina).
  • Operasi glaukoma.
  • Operasi kornea.
  • Pemeriksaan mata komprehensif.
  • Klinik optik.
  • Layanan kesehatan mata anak.
  • Pemeriksaan refraksi.
  • Injeksi intravitreal.

Saat ini JECX mengoperasikan:

  • 5 rumah sakit khusus mata.
  • 11 klinik mata.

Jaringan tersebut tersebar di Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga Sulawesi. Perseroan juga tengah mengembangkan JEC Bali @ Sanur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.

Baca Juga: Raffi Ahmad dan Nagita Caplok 61,85% Saham VISI, Intip Profil Emiten dan Kinerjanya

Penggunaan Dana IPO

Melalui penawaran umum perdana, JECX menawarkan sekitar 487,98 juta saham atau setara 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dana hasil IPO digunakan untuk:

  • Pelunasan sebagian pinjaman bank.
  • Penguatan modal kerja anak usaha.
  • Modal kerja operasional perseroan.
  • Mendukung pengembangan jaringan layanan kesehatan mata.

Baca Juga: Saham MSIN Naik 169% Berujung Suspensi, Intip Profil Emiten Industri Media Ini

Pemegang Saham

Salah satu pemegang saham strategis JECX adalah PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk yang merupakan bagian dari Grup Emtek. Selain itu, kepemilikan saham juga dimiliki oleh para dokter spesialis mata pendiri dan manajemen JEC.

Kinerja Keuangan Terbaru

Mengutip data BEI, JECX mencatat pertumbuhan kinerja pada tahun buku 2025.

Kinerja 2024 2025 Perubahan
Pendapatan Rp887,7 miliar Rp926,8 miliar +4,4%
Laba Bersih Rp62,5 miliar Rp72,5 miliar +16,0%

Peningkatan pendapatan didorong oleh bertambahnya layanan spesialis, pertumbuhan tindakan refraktif dan vitreoretina, meningkatnya layanan injeksi intravitreal, serta kontribusi bisnis optik. 

Demikian informasi mengenai profil saham JECX yang resmi melantai di BEI.

Tonton: Prabowo Sambut PM India Narendra Modi, Restorasi Candi Prambanan hingga Isu Toleransi Jadi Sorotan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru