Harga CPO merangkak naik sepanjang April 2021, simak rekomendasi saham-saham CPO

Selasa, 20 April 2021 | 21:17 WIB   Reporter: Nur Qolbi
Harga CPO merangkak naik sepanjang April 2021, simak rekomendasi saham-saham CPO

ILUSTRASI. Harga minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO) terus merangkak naik sepanjang bulan April 2021 berjalan.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardiastama juga melihat, harga CPO masih berpeluang naik ke depannya. Menurut dia, turunnya produksi CPO di tengah naiknya konsumsi dunia dapat berdampak pada kenaikan harga komoditas CPO. Selain itu, berjalannya program biodisel Malaysia dinilai dapat menjadi penopang kinerja ekspor CPO pada semester I tahun ini.

Terkait dengan sahamnya, penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang disebabkan oleh sikap wait and see pelaku pasar menjelang rilis laporan kinerja keuangan kuartal I-2021 dapat menjadi waktu yang tepat untuk mulai mengoleksi saham-saham CPO. "Terlebih lagi, penguatan harga jual rata-rata CPO sepanjang kuartal I-2021 dapat menjadi trigger penopang kenaikan kinerja emiten pada awal tahun ini tahun ini," tutur Okie.

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen positif tersebut, Okie merekomendasikan investor untuk mengoleksi saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI). Ia memasang target harga untuk LSIP di Rp 1.430 per saham dan AALI Rp 11.125 per saham.

Sementara itu, Michael lebih menyukai saham-saham CPO yang memiliki lini penjualan produk hilir seperti minyak goreng dan margarin. "Pasalnya, ada kecenderungan permintaan dua produk tersebut bakal meningkat menjelang Idul Fitri," kata dia.

Baca Juga: Sektor Ini yang Menyebabkan Neraca Perdagangan Mengalami Surplus di Bulan Maret

Michel menyarankan investor untuk hold PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) dengan target harga Rp 550 per saham dan PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) Rp 1.000 per saham. Sementara bagi investor yang belum memiliki kedua saham tersebut bisa mengoleksinya, tetapi hanya untuk jangka pendek.

Pada perdagangan Selasa (20/4), AALI ditutup merosot 1,8% ke Rp 9.525 per saham dan LSIP minus 0,39% menjadi Rp 1.275 per saham. Sementara SIMP naik 0,81% ke level Rp 500 dan TBLA terkoreksi 0,56% menjadi Rp 880 per saham.

Baca Juga: Ini pendorong naiknya pendapatan Astra Agro Lestari (AALI) pada tahun lalu

Editor: Wahyu T.Rahmawati
Terbaru