Harga Saham BBRI, BBCA, BBTN, BBNI, BMRI, BRIS Kompak Rontok, Terseret IHSG!

Kamis, 17 November 2022 | 04:55 WIB   Reporter: Hasbi Maulana
Harga Saham BBRI, BBCA, BBTN, BBNI, BMRI, BRIS Kompak Rontok, Terseret IHSG!

ILUSTRASI. Reporter salah satu stasiun televisi melaporkan pergerakan IHSG di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

KONTAN.CO.ID - Harga saham bank-bank besar ikut rontok, terseret oleh penurunan IHSG kemarin (16/11). Harga saham BBRI, BBCA, BBNI, BMRI, BBTN, dan BRIS kompak memerah pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin memang turun lumayan dalam. Sempat menguat pada awal perdagangan, IHSG berangsur turun lagi.

Ketika Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup hari perdagangan, IHSG kemarin berada di angka indeks 7.014,38. Itu berarti dalam tempo 7 jam perdagangan, IHSG turun sedalam 0,30%.

Penurunan IHSG tersebut ternyata sejalan dengan penurunan cuaca indeks sektoral. Dari 11 indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia, sembilan di antaranya negatif termsuk IDX Sektor Keuangan  yang turun 0,49%,

Nah, bagaimana harga saham masing-masing bank besar ketika IHSG sedang bergerak lesu kemarin? Yuk, kita cermati satu per stu.

Baca Juga: IHSG Turun Lumayan Dalam, Saham BUKA Naik dan Saham GOTO Meloncat

Harga Saham Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Rabu (16/11) harga saham BBRI (Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk) ditutup memerah. Ketika bursa menutup hari perdagangan, harga saham BBRI berada di harga Rp 4.520 per saham.

Dibandingkan dengan harga sebelumnya (Rp 4.580), berarti harga saham BBRI turun 1,31%. Pada awal perdagangan, harga saham BBRI dibuka di atas harga penutupan sebelumnya, tepatnya Rp 4.590 per saham.

Sempat menyentuh harga tertinggi Rp 4.610 dan harga terendah Rp 4.490, harga saham BBRI ditutup turun Rp 60 dalam sehari.

Pada saat penutupan, harga permintaan (bid) tertinggi Rp 4.510 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 4.520 per saham.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham BBRI mencapai Rp 1.132,50 miliar. Adapun total volume saham yang ditransaksikan mencapai 2.499.005 lot.

Baca Juga: BRI Targetkan Kredit Tumbuh 9%-11% Tahun Depan

Harga Saham Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

Rabu (16/11) harga saham BBNI (Bank Negara Indonesia Tbk) ditutup memerah. Ketika bursa menutup hari perdagangan, harga saham BBNI berada di harga Rp 9.100 per saham.

Dibandingkan dengan harga sebelumnya (Rp 9.125), berarti harga saham BBNI turun 0,27%. Pada awal perdagangan, harga saham BBNI dibuka sama dengan harga penutupan sebelumnya, tepatnya Rp 9.125 per saham.

Sempat menyentuh harga tertinggi Rp 9.125 dan harga terendah Rp 8.875, harga saham BBNI ditutup turun Rp 25 dalam sehari.

Pada saat penutupan, harga permintaan (bid) tertinggi Rp 9.075 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 9.100 per saham.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham BBNI mencapai Rp 378,90 miliar. Adapun total volume saham yang ditransaksikan mencapai 421.017 lot.

Baca Juga: Rekap Kinerja Emiten BUMN: Bank dan Tambang Moncer, Konstruksi Masih Tertekan

Harga Saham Bank Tabungan Negara (BBTN)

Rabu (16/11) harga saham BBTN (Bank Tabungan Negara (Persero)) ditutup memerah. Ketika bursa menutup hari perdagangan, harga saham BBTN berada di harga Rp 1.515 per saham.

Dibandingkan dengan harga sebelumnya (Rp 1.525), berarti harga saham BBTN turun 0,66%. Pada awal perdagangan, harga saham BBTN dibuka sama dengan harga penutupan sebelumnya, tepatnya Rp 1.525 per saham.

Sempat menyentuh harga tertinggi Rp 1.535 dan harga terendah Rp 1.505, harga saham BBTN ditutup turun Rp 10 dalam sehari.

Pada saat penutupan, harga permintaan (bid) tertinggi Rp 1.510 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 1.515 per saham.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham BBTN mencapai Rp 10,90 miliar. Adapun total volume saham yang ditransaksikan mencapai 72.020 lot.

Baca Juga: BTN akan Rights Issue Rp 4,13 Triliun, Kementerian BUMN Optimis BTN Makin Ekspansif

Harga Saham Bank Mandiri (BMRI)

Rabu (16/11) harga saham BMRI (Bank Mandiri (Persero) Tbk) ditutup memerah. Ketika bursa menutup hari perdagangan, harga saham BMRI berada di harga Rp 10.000 per saham.

Dibandingkan dengan harga sebelumnya (Rp 10.250), berarti harga saham BMRI turun 2,44%. Pada awal perdagangan, harga saham BMRI dibuka di bawah harga penutupan sebelumnya, tepatnya Rp 10.100 per saham.

Sempat menyentuh harga tertinggi Rp 10.175 dan harga terendah Rp 9.900, harga saham BMRI ditutup turun Rp 250 dalam sehari.

Pada saat penutupan, harga permintaan (bid) tertinggi Rp 9.975 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 10.000 per saham.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham BMRI mencapai Rp 640,40 miliar. Adapun total volume saham yang ditransaksikan mencapai 641.450 lot.

Baca Juga: Bank Mandiri Telah Salurkan KUR Rp 185,05 Triliun hingga Oktober

Harga Saham Bank Central Asia (BBCA)

Rabu (16/11) harga saham BBCA (Bank Central Asia Tbk) ditutup memerah. Ketika bursa menutup hari perdagangan, harga saham BBCA berada di harga Rp 8.600 per saham.

Dibandingkan dengan harga sebelumnya (Rp 8.800), berarti harga saham BBCA turun 2,27%. Pada awal perdagangan, harga saham BBCA dibuka di bawah harga penutupan sebelumnya, tepatnya Rp 8.625 per saham.

Sempat menyentuh harga tertinggi Rp 8.675 dan harga terendah Rp 8.550, harga saham BBCA ditutup turun Rp 200 dalam sehari.

Pada saat penutupan, harga permintaan (bid) tertinggi Rp 8.575 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 8.600 per saham.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham BBCA mencapai Rp 1.233,90 miliar. Adapun total volume saham yang ditransaksikan mencapai 1.435.855 lot.

Baca Juga: Review Bursa: Saham BBCA Menguat, GOTO Stagnan Selasa (15/11)

Harga Saham Bank Syariah Indonesia (BRIS)

Rabu (16/11) harga saham BRIS () ditutup memerah. Ketika bursa menutup hari perdagangan, harga saham BRIS berada di harga Rp 1.360 per saham.

Dibandingkan dengan harga sebelumnya (Rp 1.375), berarti harga saham BRIS turun 1,09%. Pada awal perdagangan, harga saham BRIS dibuka sama dengan harga penutupan sebelumnya, tepatnya Rp 1.375 per saham.

Sempat menyentuh harga tertinggi Rp 1.380 dan harga terendah Rp 1.355, harga saham BRIS ditutup turun Rp 15 dalam sehari.

Pada saat penutupan, harga permintaan (bid) tertinggi Rp 1.355 per saham. Di lain sisi, harga penawaran (offer) terendah di Rp 1.360 per saham.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat total nilai transaksi saham BRIS mencapai Rp 6,30 miliar. Adapun total volume saham yang ditransaksikan mencapai 46.043 lot.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Hasbi Maulana

Terbaru