Bursa

IHSG menyentuh level tertinggi sejak Februari 2020

Kamis, 26 November 2020 | 15:51 WIB   Reporter: Wahyu Tri Rahmawati
IHSG menyentuh level tertinggi sejak Februari 2020

ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 80,67 poin atau 1,42% ke 5.759,92 pada akhir perdagangan Kamis (26/11)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 80,67 poin atau 1,42% ke 5.759,92 pada akhir perdagangan Kamis (26/11) di Bursa Efek Indonesia. Ini adalah level tertinggi IHSG sejak 26 Februari 2020 atau dalam sembilan bulan terakhir.

Dalam enam bulan terakhir, IHSG telah menguat 26,47%. IHSG pun makin memperkecil penurunan sejak awal tahun menjadi 8,57%. Penguatan IHSG hari ini diiringi oleh pembelian bersih investor asing.

Menurut data RTI, net buy alias pembelian bersih asing mencapai sebesar Rp 593,01 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 677,7 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 142,1 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 91 miliar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 53,2 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 45,8 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 29,6 miliar.

Baca Juga: Perkasa, rupiah spot ditutup menguat 0,31% ke Rp 14.100 per dolar AS, Kamis (26/11)

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

  • PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) 8,92%
  • PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) 7,69%
  • PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) 5,79%

Hanya tiga saham LQ45 yang turun hari ini, yaitu:

  • PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) -1,61%
  • PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) -0,88%
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) -0,69%

Baca Juga: Analis prediksi capital inflow akan semakin deras di Desember 2020

Dari 10 indeks sektoral, hanya indeks sektoral perkebunan yang masih turun tipis 0,09%. Sedangkan sembilan sektor menguat. Sektor infrastruktur melejit 3,29%. Sektor industri dasar melonjak 2,77%. Sektor tambang menguat 2,03%. Sektor manufaktur terangkat 1,63%.

Sektor aneka industri melesat 1,61%. Sektor konstruksi dan properti naik 1,56%. Sektor perdagangan dan jasa menguat 0,99%. Sektor barang konsumsi dan keuangan naik masing-masing 0,88% dan 0,76%.

Total volume transaksi bursa hari ini mencapai 26,84 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 13,44 triliun. Sebanyak 310 saham menguat. Tapi masih ada 153 saham yang turun harga dan 171 saham bergerak mendatar.

Baca Juga: Analis prediksi capital inflow akan semakin deras di Desember 2020

 

Editor: Wahyu T.Rahmawati


Terbaru