Ini prediksi arah pergerakan IHSG pada Jumat (27/8)

Jumat, 27 Agustus 2021 | 07:25 WIB   Reporter: Akhmad Suryahadi
Ini prediksi arah pergerakan IHSG pada Jumat (27/8)


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,90% ke level 6.058,08 pada perdagangan Kamis (26/8).

Analis Erdikha Elit Sekuritas Regina Fawziah mengatakan, pelemahan yang terjadi pada IHSG hai ini karena efek dari eksternal, yakni terkait pertemuan Jackson Hole di Amerika Serikat (AS) yakni pada hari Jumat (27/8). Simposium ini akan berisi penjelasan terkait pengurangan pembelian obligasi atau pengetatan likuiditas pasar (tapering) yang akan dilakukan beserta skema ke depannya oleh The Fed.

Untuk Jumat (27/8), Regina menyebut ada beberapa data indikator ekonomi yang perlu diperhatikan oleh para pelaku pasar. Pertama, terkait data personal spending AS secara bulanan pada bulan Juli yang diproyeksikan tumbuh sebesar 0,3% dari sebelumnya 1%. Ini  artinya secara tahunan personal spending di AS pada Juli 2021 turun menurut Trading Economics meskipun masih tercatat tumbuh positif.

Baca Juga: Ekonom: Burden sharing tidak akan sebabkan hiperinflasi di tahun 2022

Kedua, personal consumption expenditures price index AS pada bulan Juli 2020 yang diproyeksikan sebesar  4,1% secara tahunan dan 0,3% secara bulanan, alias hampir cenderung stagnan.

“Tingkat pertumbuhan PCE Price Index biasanya menjadi salah satu indikator yang diperhatikan juga oleh para pelaku pasar karena mempengaruhi pertumbuhan tingkat inflasi pada periode tersebut,” kata Regina kepada kontan.co.id, Kamis (26/8).

Baca Juga: IHSG turun ke 6.058 pada Kamis (26/8), asing mengoleksi saham TLKM, BUKA, BBCA

Berdasarkan katalis tersebut, Erdikha Elit Sekuritas memproyeksikan IHSG akan bergerak pada range level support 6.000 dan level resistance 6.100 pada hari Jumat (27/8).

Helen, Analis Phillip Sekuritas Indonesia memperkirakan level support IHSG akan berada di 6.020 dan resistance di 6.105 pada perdagangan besok. Helen menilai, pasar masih menantikan hasil pertemuan The Fed di Jackson Hole untuk mengetahui potensi kebijakan tapering.

“Untuk IHSG secara teknikal juga berpotensi melemah,” terang dia. 

Baca Juga: Loyo, rupiah Jisdor juga ditutup melemah ke Rp 14.423 per dolar AS pada Kamis (26/8)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati

Terbaru