Wall Street Temukan Formula Baru untuk Menangani IPO Raksasa

Minggu, 14 Juni 2026 | 04:40 WIB
Wall Street Temukan Formula Baru untuk Menangani IPO Raksasa

ILUSTRASI. Wall Street (REUTERS/Andrew Kelly)


Sumber: Reuters  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Wall Street tampaknya telah menemukan formula baru untuk menangani IPO berukuran raksasa. Hal itu terlihat dari debut saham SpaceX di Nasdaq pada Jumat (12/6) yang berlangsung lancar.

Keberhasilan IPO SpaceX langsung menjadi perhatian karena Wall Street tengah bersiap menghadapi penawaran saham besar lainnya, termasuk dari OpenAI dan Anthropic.

Lolos dari Bayang-bayang Facebook

Sebelum IPO SpaceX berlangsung, banyak pelaku pasar mengingat kembali debut Facebook pada 2012 yang diwarnai gangguan teknis dan menyebabkan kekacauan perdagangan.

Namun kali ini, sistem milik bank penjamin emisi, bursa, market maker, dan lembaga kliring mampu menangani jutaan pesanan investor tanpa masalah besar.

"Bank-bank di AS melakukan pekerjaan yang fantastis, tim SpaceX juga melakukan pekerjaan yang fantastis. Seperti yang bisa dilihat, semuanya berjalan sangat mulus," kata CEO Stack Capital Group, Jeff Parks, seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: SK Hynix Akhirnya Pilih Nasdaq untuk IPO AS, Ternyata Ini Alasannya

Persiapan Jadi Kunci

Reuters sebelumnya melaporkan bahwa bank, broker, dan operator bursa telah melakukan uji ketahanan sistem selama beberapa pekan menjelang IPO SpaceX.

Nasdaq juga mengaku berkoordinasi secara intensif dengan berbagai pihak yang terlibat untuk memastikan perdagangan berjalan lancar.

"Kami bekerja sama dengan sangat baik. Kami melakukan banyak persiapan dengan mitra perbankan kami," kata CEO Nasdaq, Adena Friedman.

Selain itu, Morgan Stanley berperan sebagai agen stabilisasi untuk membantu menjaga perdagangan tetap teratur di tengah tingginya permintaan investor.

Baca Juga: China Bersiap Sambut Tren IPO Antariksa Usai Rekor SpaceX

Aktivitas Investor Pecahkan Rekor

Citadel Securities menyebut debut SpaceX menghasilkan aktivitas pesanan investor ritel terbesar yang pernah terjadi dalam sebuah lelang IPO.

Sementara itu, Charles Schwab melaporkan menerima lebih dari satu juta pesanan saham SpaceX hanya dalam beberapa jam pertama perdagangan.

Meski permintaan sangat tinggi, pergerakan saham relatif stabil. Kondisi ini bahkan membuat Kepala Riset Horizon Investments, Mike Dickson, mengaku terkejut karena volatilitas tidak sebesar yang diperkirakan.

Keberhasilan IPO SpaceX kini dipandang sebagai cetak biru baru bagi Wall Street dalam menangani IPO berukuran jumbo, sekaligus menjadi modal penting menjelang gelombang pencatatan saham perusahaan teknologi dan AI berikutnya.

Baca Juga: Apa Risiko IPO SpaceX? Investor Veteran Jim Chanos Beri Peringatan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru