Saham Terbang Pasca Suspensi, Cek Profil Emiten ZATA, Lini Usaha, dan Kinerjanya

Kamis, 23 Juli 2026 | 12:19 WIB
Saham Terbang Pasca Suspensi, Cek Profil Emiten ZATA, Lini Usaha, dan Kinerjanya

ILUSTRASI. Elzatta Hijab - PT Bersama Zatta Jaya Tbk (KONTAN/Muradi)


Penulis: Bimo Adi Kresnomurti  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Simak profil emiten ZATA yang menjadi sorotan investor. Emiten PT Bersama Zatta Jaya Tbk (BEI: ZATA) mencatat kenaikan harga yang signifikan usai sempat dikenai penghentian sementara (suspensi) perdagangan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Melanisr laman BEI, perdagangan saham ZATA diberhentikan sementara sebagai peringatan belum dipatuhinya laporan keuangan oleh perusahaan.

Mulai perdagangan 22 Juli 2026, saham ZATA dibuka kembali dengan kenaikan signifikan dan bangkit dari harga Rp50/saham.

Per akhir sesi 1 perdagangan Rabu (23/7). ZATA melanjutkan lonjakan harga dengan naik 20,90% ke level Rp81/saham dari penutupan Selasa lalu (Rp67/saham).

Lalu, seperti apa profil emiten ini? Cek informasi menarik selengkapnya.

Baca Juga: Suspensi Saham SHIP Dibuka: Cek Profil Mulai dari Lini Usaha hingga Kinerja Emiten

Profil Singkat ZATA

PT Bersama Zatta Jaya Tbk didirikan pada tahun 2012 di Bandung, Jawa Barat. Perseroan dikenal sebagai pemilik merek fesyen muslim Elzatta dan Dauky, yang telah memiliki jaringan distribusi di berbagai daerah di Indonesia.

Perusahaan melantai di Bursa Efek Indonesia pada 10 November 2022 dengan kode saham ZATA.

Lini Usaha

Perseroan bergerak di sektor Consumer Cyclicals dengan fokus pada industri fesyen muslim. Kegiatan usaha ZATA meliputi:

  • Perdagangan besar tekstil, pakaian, dan alas kaki.
  • Produksi pakaian jadi muslim untuk pria, wanita, dan anak-anak.
  • Penjualan hijab, gamis, mukena, busana muslim, hingga perlengkapan haji dan umrah melalui merek Elzatta.
  • Pengembangan merek Dauky yang menyasar segmen busana muslim kasual.
  • Penjualan melalui jaringan toko fisik, mitra usaha, serta berbagai platform e-commerce.
  • Aktivitas holding yang mengelola anak perusahaan di bidang ritel fesyen muslim.

Hingga saat ini, jaringan distribusi ZATA mencakup lebih dari 120 gerai yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, didukung kanal penjualan digital.

Baca Juga: MAXI Sempat Masuk UMA BEI: Cek Profil Emiten dari Lini Usaha hingga Kinerjanya

Susunan Manajemen

Berdasarkan profil perusahaan di Bursa Efek Indonesia, struktur manajemen ZATA terdiri atas direksi dan dewan komisaris sebagai berikut:

1. Susunan Dewan Komisaris

Nama Jabatan Status Independen
Abdul Manap Bin Abd Wahab Komisaris Utama Tidak Independen
Henda Roshenda Noor Komisaris Tidak Independen
Ir. H. Muhammad Ridlo, M.M. Komisaris Independen

2. Susunan Komite Audit

Nama Jabatan
Ir. H. Muhammad Ridlo, M.M. Ketua
Mashita Firdausy Anggota
Nur Rizky Ayomi Anggota

Baca Juga: ADMF Bagi Dividen Rp630, Intip Profil Emiten dari Lini Usaha hingga Kinerjanya

Struktur Pemegang Saham

Berikut ini struktur pemegang saham ZATA 2026.

Pemegang Saham Kategori Jumlah Saham Kepemilikan
PT Lembur Sadaya Investama Pemegang Saham >5% 5.837.675.422 68,71%
Masyarakat Non Warkat Publik 2.208.230.278 25,99%
Elidawati Direksi 390.000.000 4,59%
Henda Roshenda Noor Komisaris 60.000.000 0,71%
Indrasyah Direksi 94.300 0,00%
Saham Treasury Treasury Stock 0 0,00%
Masyarakat Warkat Publik 0 0,00%

Baca Juga: DOID Segera Buyback Saham: Intip Profil Emiten dari Lini Usaha hingga Kinerjanya

Kinerja Keuangan 

Merangkum data keterbukaan BEI, ZATA membukukan laba bersih sebesar Rp8,02 miliar pada kuartal I 2026, meningkat 33,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh penjualan yang mencapai Rp74,19 miliar, atau naik 10,2% secara tahunan (year on year/YoY).

Selain itu, posisi kas dan setara kas perseroan melonjak menjadi Rp31,6 miliar per 31 Maret 2026, lebih dari empat kali lipat dibandingkan posisi akhir 2025.

Indikator Kuartal I 2026 Perubahan
Laba Bersih Rp8,02 miliar Naik 33,7% YoY
Penjualan Rp74,19 miliar Naik 10,2% YoY
Kas dan Setara Kas (31 Maret 2026) Rp31,6 miliar Naik lebih dari 4 kali lipat dibanding akhir 2025
Laba Bersih per Saham (EPS) Rp0,94 Naik dari Rp0,71 pada kuartal I 2025
Total Aset Rp590,19 miliar Naik dari Rp580,58 miliar pada akhir 2025

Demikian informasi mengenai emiten ZATA yang perlu menjadi perhatian baru investor.

Tonton: KPK Tahan 3 Tersangka Baru! Skandal Dana Hibah Pokmas Jatim Terus Meluas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru