KONTAN.CO.ID - Simak profil emiten SHIP yang menjadi sorotan investor retail. Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) pekan lalu setelah terjadi peningkatan harga saham yang signifikan dalam waktu relatif singkat.
Suspensi dilakukan sebagai bentuk perlindungan bagi investor sekaligus memberikan waktu yang cukup kepada pelaku pasar untuk mempertimbangkan keputusan investasinya berdasarkan informasi yang tersedia.
Kini, perdagangan saham SHIP telah dibuka kembali pada akhir pekan lalu, sehingga pergerakan emiten menjadi sorotan investor.
Baca Juga: Saham PART Meroket 100% Sebulan: Cek Profil dari Lini Bisnis hingga Kinerjanya
SHIP merupakan salah satu emiten pelayaran nasional yang memiliki fokus bisnis pada jasa transportasi laut dan pendukung industri minyak dan gas (migas) lepas pantai.
Pada Perdagangan hari Selasa, 23 Juni 2026, SHIP masih mendapatkan notifikasi sebagai Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus. Adapun, harga terakhir dari SHIP pada Rp1.530 atau naik 9.80% dari hari Jumat (19/6) sebesar Rp1.380.
Lalu, seperti apa profil emiten ini? Cek profil SHIP hingga kinerjanya.
Baca Juga: Saham GIAA Tercatat ARA: Cek Profil Emiten, Lini Usaha, hingga Kinerjanya
Profil Singkat SHIP
PT Sillo Maritime Perdana Tbk didirikan pada tahun 1989 dan memulai kegiatan usaha sebagai perusahaan pelayaran nasional yang melayani kebutuhan industri energi dan migas.
Perseroan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 16 Juni 2016 dengan kode saham SHIP. Sejak IPO, perusahaan terus memperluas armada dan meningkatkan kapasitas layanan guna mendukung aktivitas eksplorasi, produksi, hingga distribusi energi di Indonesia.
Bisnis SHIP banyak melayani perusahaan migas nasional maupun internasional yang beroperasi di wilayah perairan Indonesia.
Baca Juga: Pabrik VKTR Diresmikan Presiden Prabowo, Cek Profil Emiten hingga Kinerjanya
Lini Usaha SHIP
Kegiatan usaha utama SHIP terbagi menjadi beberapa segmen jasa pelayaran dan penyewaan kapal, khususnya untuk mendukung sektor energi.
1. Jasa Penyewaan Kapal Lepas Pantai (Offshore Support Vessel)
Segmen ini menjadi salah satu kontributor utama pendapatan perusahaan.
Armada yang digunakan antara lain:
- Anchor Handling Tug Supply (AHTS)
- Platform Supply Vessel (PSV)
- Utility Vessel
- Crew Boat
- Accommodation Work Barge
Kapal-kapal tersebut digunakan untuk mendukung kegiatan pengeboran dan produksi migas di lepas pantai.
Baca Juga: Saham ENZO Meroket 56% Sepekan: Cek Profil Emiten hingga Kinerja Terbaru Q1 2026
2. Kapal Tanker dan Pengangkut Energi
Perseroan juga mengoperasikan berbagai kapal pengangkut energi, seperti:
- LNG Tanker
- LPG Carrier
- Oil Tanker
- Self Propelled Oil Barge (SPOB)
Segmen ini melayani kebutuhan transportasi gas alam cair, LPG, minyak mentah, hingga produk turunannya.
3. Floating Storage Offloading (FSO)
SHIP memiliki bisnis penyimpanan dan pemindahan minyak melalui fasilitas Floating Storage Offloading (FSO).
FSO digunakan sebagai tempat penyimpanan sementara minyak hasil produksi sebelum dipindahkan ke kapal tanker atau fasilitas lainnya.
4. Jasa Maritim Pendukung
Selain penyewaan kapal, Perseroan juga menyediakan:
- Harbour tug service
- Logistik maritim
- Dukungan operasional pelabuhan
- Jasa pendukung proyek energi
Dengan model bisnis tersebut, SHIP memiliki sumber pendapatan yang relatif beragam di sektor maritim dan energi.
5. Armada dan Operasi
Perseroan mengoperasikan puluhan kapal yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Aktivitas operasional SHIP banyak terfokus pada:
- Laut Jawa
- Selat Makassar
- Natuna
- Kalimantan
- Sumatera
- Kawasan eksplorasi migas lepas pantai lainnya
Keberadaan armada yang cukup besar menjadi salah satu keunggulan kompetitif Perseroan dalam memenuhi kebutuhan kontrak jangka panjang perusahaan energi.
Baca Juga: ADMF Bagi Dividen Rp630, Intip Profil Emiten dari Lini Usaha hingga Kinerjanya
Susunan Manajemen SHIP
1. Dewan Komisaris
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Komisaris Utama | Sutanto |
| Komisaris | Bartolomeus Christopher Ekajaya |
| Komisaris Independen | Mohammad Noor Rachman Soejoeti |
2. Direksi
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Direktur Utama | Edi Yosfi |
| Direktur Keuangan | Hans Raymond Ekajaya |
| Direktur | Sofwan Farisyi |
Manajemen Perseroan memiliki pengalaman panjang di sektor pelayaran dan energi nasional.
Baca Juga: Dividen BFIN Rp 35 per Saham Segera Cum Date, Cek Profil Emiten Pembiayaan Ini
Struktur Pemegang Saham
Berdasarkan data terakhir yang tersedia, kepemilikan saham SHIP didominasi oleh pemegang saham pengendali.
| Pemegang Saham | Kepemilikan |
|---|---|
| PT Goldenheaven Prima Investama | 44,85% |
| PT Maxima Prima Sejahtera | 36,77% |
| Masyarakat | 18,31% |
Struktur kepemilikan tersebut menunjukkan bahwa mayoritas saham masih berada di tangan pemegang saham strategis.
Baca Juga: MAXI Sempat Masuk UMA BEI: Cek Profil Emiten dari Lini Usaha hingga Kinerjanya
Kinerja Keuangan SHIP
Melansir laman BEI, SHIP mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang tahun 2025 yang didorong oleh meningkatnya aktivitas jasa penunjang migas lepas pantai serta optimalisasi utilisasi armada kapal pendukung offshore.
Berdasarkan laporan keuangan Q1 2026, SHIP mencatatkan kinerja yang positif pada kuartal I 2026. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 1,03 triliun, meningkat 31,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp 783 miliar.
Kenaikan pendapatan tersebut turut mendorong pertumbuhan laba bersih menjadi Rp 98,7 miliar pada tiga bulan pertama 2026, naik 36% secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp 72,6 miliar pada kuartal I 2025. Dengan capaian tersebut, laba bersih per saham setara Rp 36,54 per lembar.
Baca Juga: Dividen Mini IRSX Cair Juni 2026: Cek Profil Emiten hingga Kinerja Terbarunya
Dari sisi operasional, laba bruto SHIP tercatat sebesar Rp 260,6 miliar, tumbuh tipis 0,6% dibandingkan Rp 259 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, EBITDA meningkat 4,2% menjadi Rp 435,8 miliar dari Rp 418,3 miliar pada kuartal I 2025.
Pertumbuhan pendapatan dan laba bersih ini menunjukkan bahwa bisnis pelayaran dan jasa pendukung migas Perseroan masih mampu mencatatkan ekspansi yang solid di tengah dinamika industri energi dan maritim.
Demikian informasi mengenai profil emiten SHIP yang menjadi sorotan investor retail.
Tonton: PLN Bawa Kabar Baik! Satu PLTU Kembali Beroperasi, Pemadaman Bergilir Mulai Berkurang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News