Indeks

Intip 10 saham paling banyak diburu asing saat IHSG turun pada sesi I, Jumat (7/5)

Jumat, 07 Mei 2021 | 12:50 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Intip 10 saham paling banyak diburu asing saat IHSG turun pada sesi I, Jumat (7/5)

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke zona merah pada perdagangan sesi I Jumat (7/5). IHSG turun 24,30 poin atau 0,41% ke level 5.945,93 pada istirahat siang.

Mengutip data RTI, IHSG dibuka naik pada level 5.987,33 namun tidak lama kemudian IHSG berbalik arah dan sempat menyentuh level terendah 5.942.40 sebelum ke level 5.945,93 saat penutupan perdagangan sesi pertama.

Total volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) siang ini mencapai 8,84 miliar saham dengan total nilai transaksi Rp 4,56 triliun. 
Ada 256 saham yang turun, 184 saham yang naik dan 173 saham yang nilainya tidak berubah.

Investor asing mencatat net sell atau jual bersih Rp 113,56 miliar di seluruh pasar. Sementara di pasar reguler asing juga mencatat net sell sebesar Rp 39,62 miliar. Namun sejumlah saham ini tercatat dikoleksi asing pada perdagangan sesi I pada Jumat ini.

Baca Juga: IHSG melemah 0,41% ke 5.945 pada sesi I hari ini, asing lepas AGRS, BBRI, MNCN

Asing paling banyak memborong saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 35,5 miliar. Saham ANTM menguat tipis 0,38% ke Rp 2.630 per saham. Volume perdagangan saham ANTM siang ini mencapai 70 juta dengan nilai transaksi Rp 184,2 miliar.

 

 

Investor asing juga mengoleksi saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Rp 35,0 miliar. Saham TBIG malah turun 0,39% ke Rp 2.560 per saham. Volume perdagangan saham TBIG mencapai 40,5 juta dengan nilai transaksi Rp 104,8 miliar.

 

 

Baca Juga: IHSG dibuka menguat, berikut rekomendasi saham untuk perdagangan Jumat (7/5)

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga banyak diburu asing Rp 25,7 miliar. Namun saham BBCA turun tipis 0,31% ke Rp 32.025 per saham. Volume perdagangan saham BBCA mencapai 5,6 juta dengan nilai transaksi Rp 182,4 miliar.

 

 

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada sesi I Jumat:

Editor: Noverius Laoli
Terbaru