Kioson (KIOS) Optimistis Lanjutkan Pertumbuhan pada Tahun Ini

Selasa, 10 Mei 2022 | 21:35 WIB   Reporter: Sugeng Adji Soenarso
Kioson (KIOS) Optimistis Lanjutkan Pertumbuhan pada Tahun Ini


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten teknologi yang bergerak di bidang e-commerce, telekomunikasi, keuangan, dan merchandising, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) optimis menatap tahun 2022. Hal itu seiring dengan ekspansi penambahan gudang yang terus dilakukan.

CEO KIOS Andrew mengatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk menambah gudang di beberapa wilayah Indonesia, seperti di Batu Retno Wonogiri, Juwiring Klaten, dan Gemolong Sragen. Sampai Maret 2022, KIOS telah memiliki 145 gudang dengan 92.789 mitra warung UMKM dan akan terus diperluas.

Selain itu, KIOS juga telah bekerjasama dengan berbagai brand FMCG melalui layanan Retail Kita, seperti Indofood, Mayora, Sinarmas, Focus, Javaprima, Kapal Api Group, dan Orang Tua Group.

"Ekspansi ini bertujuan agar perseroan dapat membantu dan mempermudah para pelaku bisnis serta UMKM dalam memenuhi kebutuhan pesanan dan informasi ketersediaan stok barang dengan harga yang kompetitif,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (9/5).

Baca Juga: Austindo Nusantara Jaya (ANJ) Catatkan Pertumbuhan Kinerja Positif di Kuartal I-2022

Sepanjang tahun 2021, KIOS tercatat telah menambah 100 GudangPintar yang sebagian besar ditujukan untuk menggarap pasar UMKM di Jawa Timur, seperti di Kabupaten Nganjuk, Mojokerto, Ngawi, dan Malang.

Juga, memberikan solusi logistik bagi para mitra ritel secara cepat dan efisien dalam memenuhi kebutuhan order kepada para pelanggan secara online-to-offline.

Tahun lalu, KIOS berhasil membalikkan kinerja keuangan dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 2,5 miliar setelah tahun 2020 mengalami kerugian Rp 41,9 miliar. Dari sisi penjualan, KIOS mencatatkan Rp 339 miliar dengan kontribusi pendapatan terbesar berasal dari iklan dan groceries.

"Pencapaian ini tidak terlepas dari berbagai upaya dan efisiensi yang dilakukan perseroan sehingga KIOS mampu mempertahankan eksistensinya hingga hari ini,” tutup Andrew.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi

Terbaru