Menjelang pengumuman The Fed, begini proyeksi IHSG untuk Kamis

Rabu, 28 Juli 2021 | 19:27 WIB   Reporter: Kenia Intan
Menjelang pengumuman The Fed, begini proyeksi IHSG untuk Kamis

ILUSTRASI. Rabu (28/7), IHSG menurun 0,14% ke level 6.088,52.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan hari ini Rabu (28/7). IHSG menurun 0,14% ke level 6.088,52. 

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, mayoritas sektor memang melemah hari ini. Pelemahan paling dalam dirasakan sektor infrastruktur hingga 1,48%. Setelahnya disusul sektor transportasi dan logistik yang melorot 0,88%. Adapun sektor industri juga tertekan cukup dalam 0,74%. 

Analis Indo Premier Sekuritas Mino mencermati, melemahnya indeks di bursa Wall Street menjadi sentimen yang memberatkan pergerakan saham-saham di bursa hari ini. Adapun indeks bursa di Wall Street melemah menjelang hasil rapat The Fed dan terkoreksinya mayoritas harga komoditas. 

Untuk perdagangan besok Kamis (29/7), Mino memperkirakan IHSG bergerak menguat terbatas dengan level support di 6.060 dan level resistance di 6.120. "Sentimen positifnya, laporan keuangan emiten yang mulai banyak di rilis dan rata-rata sejauh ini cukup solid," kata Mino kepada Kontan.co.id, Rabu (28/7). 

Baca Juga: Mulai dari IPO hingga rights issue, ramai pencarian dana dengan emisi jumbo

Senada, Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mencermati, IHSG yang memerah hari ini disebabkan sikap wait and see pelaku pasar terhadap hasil pertemuan The Fed dini hari nanti. 

Untuk perdagangan besok Kamis (29/7), IHSG diperkirakan akan kembali sideways dalam rentang support 6.050-6.075 dan resistance  6.130. "Respons pelaku pasar terhadap pengumuman hasil pertemuan the Fed berpotensi memicu berlanjutnya kecenderungan net sell investor asing pada perdagangan Kamis," ujar Valdy dalam riset, Rabu (28/7). 

Baca Juga: IHSG turun ke 6.088 pada Rabu (28/7), BBCA dan TOWR paling banyak dijual asing

Sekadar informasi, akumulasi net sell investor asing mencapai Rp 540 miliar sejak 23 Juli 2021. Adapun proyeksi akselerasi pertumbuhan ekonomi AS di kuartal II  2021 dapat memperkuat pandangan hawkish pelaku pasar terhadap arah kebijakan The Fed, terutama di sisa tahun 2021. 

Mencermati kondisi ini, Valdy menyarankan investor untuk jangan terlalu agresif merespons peluang buy on support pada saham-saham perbankan seperti BBCA, BBNI, dan BBRI. Akan tetapi, peluang trading buy dapat dicermati pada BMRI. Saham lain yang dapat diperhatikan untuk perdagangan besok adalah INCO, TBIG, ASII, dan AGII

Selanjutnya: IHSG melemah 0,14% ke 6.088 pada akhir perdagangan Rabu (28/7)

 

Editor: Wahyu T.Rahmawati
Terbaru