Saham-Saham yang Banyak Dijual Asing pada Perdagangan Rabu (12/1)

Kamis, 13 Januari 2022 | 00:25 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Saham-Saham yang Banyak Dijual Asing pada Perdagangan Rabu (12/1)


KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan hari Rabu (12/1). Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, IHSG turun tipis 0,90 poin atau 0,01% ke level 6.647.065 pada penutupan perdagangan. 

Sepanjang perdagangan sesi I IHSG bergerak di zona hijau tapi di perdagangan sesi II IHSG mulai turun dan bertahan di zona merah hingga akhir perdagangan.

IHSG mengalami tekanan besar dari penurunan saham sektor teknologi yang merosot 2,17%, disusun sektor keuangan yang terkoreksi 1,02% dan sektor properti dan real estate terpangkas 0,98%.

Sementara sektor lainnya menguat yang dipimpin sektor barang baku naik 1,05%, sektor energi 1,04%, sektor transportasi 0,56%, sektor barang konsumer primer 0,51%, sektor perindustrian 0,42%.

Baca Juga: Asing Borong Saham-Saham Ini Saat IHSG Turun Tipis pada Rabu (12/1)

Kemudian sektor kesehatan juga naik 0,15%, sektor infrastruktur 0,14% dan sektor barang konsumer non primer bertambah 0,01%.

Total volume perdagangan saham di BEI hari Rabu mencapai 22,34 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 11,97 triliun. Ada 346 saham yang turun, 189 saham yang naik dan 147 saham yang stagnan.

Kendati IHSG turun di zona merah, tapi investor asing masih melanjutkan net buy sebesar Rp 482,75 miliar di seluruh pasar. Meskipun demikian, sejumlah saham ini banyak dijual asing saat IHSG merosot.

Asing mencatat net sell terbesar pada saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) sebesar Rp 329,6 miliar. Namun Saham ADMR justru melesat 24,58% ke Rp 735 per saham. Total volume perdagangan saham ADMR mencapai 1,27 miliar dengan nilai transaksi Rp 809,6 miliar.
 

 

 

Baca Juga: Saham-Saham Ini Banyak Dijual Asing Saat IHSG Menguat di Sesi I, Rabu (12/1)

Saham PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) juga banyak dilepas asing sebesar Rp 106,3 miliar. Saham MIDI ditutup flat di Rp 2.100 per saham. Total volume perdagangan saham MIDI mencapai 59,04 juta dengan nilai transaksi Rp 106,3 miliar.

Editor: Noverius Laoli

Terbaru