Saham-Saham yang Banyak Dilego Asing Saat IHSG Terkoreksi pada Rabu (22/6)

Kamis, 23 Juni 2022 | 00:05 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Saham-Saham yang Banyak Dilego Asing Saat IHSG Terkoreksi pada Rabu (22/6)


KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada perdagangan hari Rabu (22/6). IHSG terkoreksi 59,76 poin atau 0,85% ke level 6.984.311 pada penutupan perdagangan. Sepanjang perdagangan IHSG lebih banyak bergerak di zona merah.

Ada 10 sektor yang ditutup di zona merah dari total 11 sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sektor yang turun paling dalam adalah sektor barang baku 1,71%, sektor keuangan 1,45%, sektor teknologi 1,22%, sektor perindustrian 1,01% dan sektor kesehatan 0,86%.

Total volume perdagangan saham di BEI hari Rabu mencapai 25,45 miliar dengan nilai transaksi Rp 24,81 triliun. Ada 346 saham yang turun, 174 saham yang naik dan 168 saham yang stagnan.

Penurunan IHSG juga ditopang aksi net sell  investor asing sebesar Rp 136,69 miliar di seluruh pasar. 

Baca Juga: IHSG Turun 0,44% Siang Ini, Saham-Saham Berikut Banyak Dilepas Asing, Rabu (22/6)

Asing mencatat net sell terbesar pada saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) sebesar Rp 952,4 miliar. Saham SMMA ditutup stagnan di level Rp 12.100 per saham. Total volume perdagangan saham SMMA mencapai 217 juta dengan nilai transaksi Rp 2,6 triliun.

Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) juga ramai dilepas asing sebesar Rp 128,8 miliar. Saham BRMS ditutup turun 2,19% ke Rp 268 per saham. Total volume perdagangan saham BRMS mencapai 818 juta dengan nilai transaksi Rp 222,7 miliar.

 

 

Kemudian saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) juga banyak dilego asing sebesar Rp 69,0 miliar. Saham BBRI terkoreksi 1,37% ke Rp 4.320 per saham. Total volume perdagangan saham BBRI mencapai 119,9 juta dengan nilai transaksi Rp 522,6 miliar.

Baca Juga: Asing Banyak Memborong Saham-Saham Ini di Tengah Koreksi IHSG Rabu Siang (22/6)

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Rabu:

1. SMMA Rp 952,4 miliar
2. BRMS Rp 128,8 miliar
3. BBRI Rp 69,0 miliar
4. ANTM Rp 67,1 miliar
5. BBNI Rp 47,6 miliar
6. MDKA Rp 43,7 miliar
7. ITMG Rp 42,9 miliar
8. BBCA Rp 37,8 miliar
9. AKRA Rp 30,2 miliar
10. ADRO Rp 29,4 miliar

 

 

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli

Terbaru