KONTAN.CO.ID - Simak profil emiten PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) kembali menjadi perhatian investor. Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 8 Juni 2026 menyetujui pembagian dividen jumbo senilai Rp21,9 triliun.
Selain itu, hasil RUPST juga menyetujui program buyback saham TLKM dengan nilai maksimal Rp4 triliun hingga 2027.
Keputusan tersebut menegaskan komitmen Telkom dalam menjaga keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada pemegang saham dan kebutuhan investasi jangka panjang untuk mendukung transformasi digital perusahaan.
Saat ini, harga saham TLKM kembali menghijau ke Rp2.570/saham atau naik 9,36% (+220,00) sejak pembukaan sesi 1 hari ini Selasa (9/6).
Lalu, seperti apa pembaruan dari profil emiten ini? Cek penjelasan mengenai TLKM.
Baca Juga: Harga Tren Naik Usai Melemah, Saham Blue Chip Ini Siap Bagi Dividen Rp11.100/Lot
Profil Singkat TLKM
Melansir laman BEI, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk merupakan perusahaan telekomunikasi digital terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang layanan telekomunikasi, informasi, media, edutainment, dan jasa digital.
Sebagai BUMN strategis, Telkom mengendalikan sejumlah anak usaha penting, termasuk:
- Telkomsel
- Infomedia
- Telkomsat
- NeutraDC
- Mitratel
Baca Juga: Harga Saham Rp212, Emiten Bank Ini Akan Bayar Dividen Rp580 Miliar
Lini Usaha TLKM
Bisnis Telkom saat ini terbagi ke dalam beberapa segmen utama:
1. Mobile Broadband
Segmen terbesar yang dijalankan melalui Telkomsel, meliputi:
- Layanan seluler prabayar dan pascabayar
- Internet mobile 4G dan 5G
- Digital services
2. Fixed Broadband
Melalui layanan:
- IndiHome
- Fixed broadband fiber optic
- IPTV dan layanan digital rumah
3. Enterprise Business
Melayani:
- Korporasi
- Pemerintah
- BUMN
- UMKM
Produk yang ditawarkan meliputi cloud, cyber security, connectivity, dan solusi digital enterprise.
4. Data Center dan Cloud
Telkom terus memperkuat bisnis data center melalui NeutraDC untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan kebutuhan komputasi berbasis cloud.
5. Infrastruktur Digital
Meliputi:
- Jaringan fiber optic nasional
- Menara telekomunikasi
- Infrastruktur backbone domestik dan internasional.
Baca Juga: Harga Anjlok 32%, Saham TLKM Siap Bayar Dividen Rp22.100 Per Lot
Susunan Manajemen Pasca RUPST 2026
Berikut ini pembaruan petinggi TLKM dirangkum dari laman resmi Telkom Indonesia.
1. Susunan Komisaris
| Nama | Jabatan |
|---|---|
| Angga Raka Prabowo | Komisaris Utama |
| Deswandhy Agusman | Komisaris Independen |
| Anthony Leong | Komisaris Independen |
| Ira Noviarti | Komisaris Independen |
| Rofikoh Rokhim | Komisaris Independen |
| Rizal Mallarangeng | Komisaris |
| Edwin Hidayat Abdullah | Komisaris |
| Ossy Dermawan | Komisaris |
2. Susunan Direksi
| Nama | Jabatan |
|---|---|
| Dian Siswarini | Direktur Utama |
| Veranita Yosephine | Direktur Enterprise & Business Service |
| Willy Saelan | Direktur Human Capital Management |
| Arthur Angelo Syailendra | Direktur Keuangan & Manajemen Risiko |
| Nanang Hendarno | Direktur Network |
| Seno Soemadji | Direktur Strategic Business Development & Portfolio |
| Budi Satria Dharma Purba | Direktur Wholesale & International Service |
| Faizal R. Djoemadi | Direktur IT Digital |
| Andy Kelana | Direktur Legal & Compliance |
Baca Juga: Maybank Indonesia (BNII) Siap Tebar Dividen Rp580 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya
Dividen TLKM Tahun Buku 2025
Salah satu keputusan terpenting RUPST adalah pembagian dividen tunai sebesar Rp21,9 triliun kepada pemegang saham.
Rinciannya:
| Keterangan | Nilai |
|---|---|
| Dividen Tunai | Rp21,9 triliun |
| Dari laba bersih 2025 | Rp17,8 triliun |
| Dari laba ditahan | Rp4,2 triliun |
| Jadwal pembayaran maksimal | 10 Juli 2026 |
| Recording Date | 19 Juni 2026 |
Selain dividen, Telkom juga memperoleh persetujuan untuk melakukan buyback saham hingga Rp4 triliun guna menjaga stabilitas harga saham dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham.
Baca Juga: Investor BBCA Siap Cuan! Dividen Rp281/Saham Cair 8 April, Simak Tata Caranya
Kinerja Keuangan TLKM Terbaru
Mengutip data BEI, pihak Telkom membukukan laba bersih sekitar Rp17,8 triliun sepanjang tahun 2025. Sementara itu, TLKM meraih pendapatan sebesar Rp37,19 triliun pada kuartal I 2026, meningkat 1,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp36,64 triliun.
Meski pendapatan masih tumbuh, laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) tercatat sebesar Rp17,63 triliun, turun 4,9% secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp18,54 triliun pada kuartal I 2025.
Sejalan dengan itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 25,2% yoy menjadi Rp4,34 triliun pada kuartal I 2026, dibandingkan Rp5,81 triliun pada periode yang sama tahun 2025. Dengan demikian, laba bersih per saham dasar TLKM tercatat sebesar Rp43,85 per lembar.
Secara kuartalan (quarter to quarter/qoq), pendapatan TLKM relatif stabil dengan kenaikan tipis 0,2% dibandingkan posisi kuartal IV 2025. Sementara itu, laba bersih melonjak 114% qoq dari Rp2,03 triliun pada kuartal IV 2025, menunjukkan perbaikan profitabilitas pada awal tahun 2026.
Baca Juga: Total Dividen Rp41,6 Miliar, Hari Ini (22/4) Cum Date Saham Jaya Ancol
Sebagai emiten berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia, TLKM masih menjadi salah satu saham defensif favorit investor.
Basis pelanggan yang besar, dominasi infrastruktur telekomunikasi nasional, pertumbuhan bisnis data center, serta konsistensi pembagian dividen menjadi faktor yang mendukung prospek jangka panjang perseroan.
Dengan pembagian dividen Rp21,9 triliun dan program buyback Rp4 triliun yang disetujui dalam RUPST 2026, TLKM menunjukkan komitmennya untuk terus memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sembari melanjutkan transformasi menuju perusahaan digital terdepan di Indonesia.
Tonton: Indonesia Dapat Perlakuan Khusus dari AS, Tarif Ekspor Lebih Rendah dari 54 Negara
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News