BCA Naikkan DPR ke 72% dan Siapkan Dividen Interim Tiap Kuartal Mulai 2026

Jumat, 24 April 2026 | 06:00 WIB
BCA Naikkan DPR ke 72% dan Siapkan Dividen Interim Tiap Kuartal Mulai 2026

ILUSTRASI. BCA Naikkan DPR ke 72% dan Siapkan Dividen Interim Tiap Kuartal Mulai 2026


Reporter: Selvi Mayasari  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. JAKARTA. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) meningkatkan komitmen pembagian dividen kepada pemegang saham pada 2026. Langkah ini ditandai dengan kenaikan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) serta rencana pembagian dividen interim setiap kuartal.

Kebijakan ini menjadi terobosan baru bagi perseroan dalam meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham sekaligus menjaga daya tarik investasi di saham perbankan.

Sebelumnya, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), pemegang saham telah menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025.

Dari laba bersih sebesar Rp 57,5 triliun, BCA menetapkan dividen tunai sebesar Rp 336 per saham. Secara total, dividen yang dibagikan mencapai Rp 41,3 triliun.

Dengan demikian, DPR BCA untuk tahun buku 2025 mencapai 72%, meningkat dibandingkan tahun buku 2024 yang sebesar 67,4%.

Baca Juga: Jangan Lewatkan Yield 11%! Hari Ini Cum Dividen Date Saham Astra Graphia (ASGR)

Direktur BCA Vera Eve Lim menyampaikan bahwa peningkatan rasio dividen ini mencerminkan komitmen perusahaan kepada investor.

“Baru saja kami membayar dividen, dengan payout ratio tahun ini 72%, meningkat dari tahun lalu 68%,” ujarnya dalam paparan kinerja perusahaan.

Tidak hanya menaikkan DPR, BCA juga akan mengubah pola pembagian dividen. Jika sebelumnya dividen interim hanya dibagikan satu kali dalam setahun, biasanya pada Desember, mulai 2026 akan dilakukan setiap kuartal.

Tonton: KPPU Dalami Dugaan Monopoli TikTok Shop, Soroti Integrasi Bisnis hingga Algoritma

Manajemen merencanakan dividen interim dibagikan pada kuartal II, kuartal III, dan kuartal IV tahun 2026. Sementara dividen kuartal I tetap menjadi dividen final yang telah dibayarkan sebelumnya.

“Mulai tahun ini kami rencanakan pembagian dividen interim dilakukan setiap kuartal,” jelas Vera.

Meski demikian, keputusan final terkait jadwal dan besaran dividen interim tetap akan mempertimbangkan kinerja keuangan serta kondisi bisnis ke depan.

Langkah ini dinilai sebagai strategi BCA untuk menjaga konsistensi return bagi investor sekaligus memperkuat kepercayaan pasar terhadap kinerja jangka panjang perseroan.

Pada tahun 2026 ini, harga saham BBCA berada di zona merah. Pada perdagangan Kamis 23 April 2026, harga saham BBCA ditutup di level 6.425, turun 25 poin atau 0,39% dibandingkan sehari sebelumnya. Sejak awal tahun 2026 atau secara year to date (ytd), harga saham BBCA terakumulasi melemah 1.600 poin atau 19,94%.


 

Kendaraan Listrik Jadi Motor Baru Penggerak Industri Otomotif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru