Berbalik arah, mayoritas bursa Asia menguat di pagi ini (24/11)

Rabu, 24 November 2021 | 09:00 WIB   Reporter: Anna Suci Perwitasari
Berbalik arah, mayoritas bursa Asia menguat di pagi ini (24/11)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia tampil mixed dengan kecenderungan menguat pada awal perdagangan hari ini. Rabu (24/11) pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 terlihat melemah 0,59% ke 29.598. Berbeda, indeks Hang Seng naik tipis 0,08% ke 24.672,1.

Indeks Taiex turut menguat 0,20% ke 17.701,84. Sedangkan indeks Kospi juga naik 0,14% ke 3.001,49. Dan indeks ASX 200 pun menguat 0,11% ke 7.418,4.

Sementara itu, FTSE Straits Times menguat 0,22% ke 3.234,47 dan FTSE Malay KLCI melemah tipis 0,09% menjadi 1.521,53.

Pergerakan bursa saham di Asia condong menguat pada pagi ini setekag investor wait and see sambil memantau pergerakan imbal hasil US Treasury tenor acuan 10 tahun yang kembali naik.

Kenaikan imbal hasil US Treasury terjadi setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengumumkan pencalonannya kembali dari Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve.

Terakhir, imbal hasil US Treasury tenor acuan 10 tahun berada di 1,6651%, dibandingkan dengan level sekitar 1,55% yang terlihat di awal pekan ini.

Baca Juga: Wall Street: Nasdaq koreksi terseret pelemahan Tesla dan saham sektor teknologi

Kenaikan imbal hasil obligasi AS ini telah membebani saham teknologi di Wall Street, dengan indeks Nasdaq Composite turun 0,5% di sesi sebelumnya.

Suku bunga yang lebih tinggi sering dianggap negatif bagi perusahaan dengan pertumbuhan tinggi di sektor-sektor seperti teknologi karena pendapatan masa depan perusahaan menjadi terlihat kurang menarik dengan latar belakang kenaikan imbal hasil jangka pendek.

Walau begitu, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 194,55 poin menjadi 35.813,80 dan indeks S&P 500 juga menguat 0,17% ke 4.690,70.

Di tempat lain, ekonomi Singapura tumbuh 7,1% pada kuartal III-2021 dibandingkan dengan tahun lalu. Menurut Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura, realisasi itu lebih tinggi dari perkiraan awal resmi sebelumnya, untuk pertumbuhan 6,5% yoy.

 

 

Selanjutnya: Bursa segera dibuka, simak rekomendasi saham hari ini (24/11)

Editor: Anna Suci Perwitasari
Terbaru