BNII Segera Tebar Dividen Rp580 Miliar, Cek Profil Emiten Perbankan Ini

Senin, 20 April 2026 | 12:17 WIB
BNII Segera Tebar Dividen Rp580 Miliar, Cek Profil Emiten Perbankan Ini

ILUSTRASI. Bank Maybank Indonesia (Dok/Maybank Indonesia)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Simak profil emiten BNII yang segera tebar dividen. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (kode saham: BNII) merupakan salah satu bank swasta nasional yang menjadi bagian dari grup keuangan Maybank (Malaysia).

Bank ini beroperasi di Indonesia dengan fokus pada layanan perbankan komersial, ritel, hingga korporasi, serta memiliki jaringan bisnis yang terintegrasi dalam ekosistem keuangan regional.

Pada RUPS 2026, BNII menyetujui pembagian dividen dari laba tahun buku 2025 dengan total dividen: sekitar Rp580,07 miliar Sehiingga, payout ratio: 35% dari laba bersih dengan dividen per saham: sekitar Rp7,61.

Lalu, seperti apa profil dari emiten ini? Cek lini usaha BNII hingga kinerja saham perbankan ini.

Baca Juga: Pabrik VKTR Diresmikan Presiden Prabowo, Cek Profil Emiten hingga Kinerjanya

Lini Usaha

Sebagai bank universal, BNII memiliki beberapa lini bisnis utama, antara lain:

  • Perbankan Ritel & Konsumer: kredit konsumsi, KPR, kartu kredit, tabungan dan deposito
  • Perbankan Korporasi & Komersial: pembiayaan perusahaan, trade finance, dan treasury
  • Global Markets & Treasury: transaksi valas, obligasi, dan instrumen keuangan
  • Wealth Management: pengelolaan dana dan investasi nasabah
  • Anak Usaha & Konglomerasi Keuangan: mencakup sekuritas, asuransi, multifinance, dan manajemen aset

BNII juga telah ditetapkan sebagai induk konglomerasi keuangan Maybank di Indonesia oleh Otoritas Jasa Keuangan, memperkuat perannya sebagai pusat koordinasi berbagai lini jasa keuangan dalam grup.

Baca Juga: Pendapatan ASLC Sentuh Rp1 Triliun, Cek Profil Emiten Otomotif Digital Ini

Susunan Manajemen Terbaru (2026)

Berdasarkan hasil RUPS 2026 menyetujui perubahan signifikan di jajaran komisaris dan direksi untuk memperkuat strategi pertumbuhan:

  • Presiden Komisaris baru: Dato’ Zulkiflee Abbas Abdul Hamid
  • Komisaris baru: Dato’ Sri Khairussaleh Ramli dan Dr. Hasnita Dato’ Hashim
  • Direktur baru: Mariana Husin

Selain itu, Edwin Gerungan (Komisaris) dan Ricky Antariksa (Direktur) mengakhiri masa jabatan. Ada juga nama Hendar (Komisaris Independen) dan Effendi (Direktur) diangkat kembali ke manajemen BNII.

Perubahan ini dilakukan untuk memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang, termasuk program transformasi bisnis yang dikenal sebagai “ROAR30”.

Baca Juga: Naik 96% Sebulan, Cek Profil Emiten TIRT yang Disuspensi Kembali oleh BEI

Kinerja Keuangan Terbaru

Kinerja BNII menunjukkan pemulihan yang cukup kuat pada 2025:

  • Laba bersih 2025: sekitar Rp1,66 triliun
  • Pertumbuhan laba: naik 48,5% (YoY)
  • Laba sebelum pajak: Rp2,22 triliun (+38,9%)

Peningkatan ini didorong oleh penurunan biaya provisi, efisiensi operasional, dan kenaikan pendapatan nonbunga (terutama dari global markets dan wealth management)

Secara historis, kinerja BNII sempat fluktuatif (termasuk penurunan pada 2024), namun mulai menunjukkan tren pemulihan yang lebih solid.

Tonton: IKN Disorot! Megaproyek Tanpa Arah? Pakar Bongkar Krisis Perencanaan Infrastruktur RI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru