CLOSE [X]

Cek Saham-Saham yang Banyak Dijual Asing Pekan Lalu

Senin, 17 Januari 2022 | 00:20 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Cek Saham-Saham yang Banyak Dijual Asing Pekan Lalu


KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona hijau di perdagangan akhir pekan kemarin. Tercatat IHSG menguat 0,53% ke level 6.693.401 pada penutupan perdagangan Jumat (16/1). 

Namun dalam sepekan ini, IHSG masih tercatat turun 0,12% dibandingkan dengan penutupan Jumat pekan lalu. Meskipun demikian, Asing terus mencatat net buy sepekan ini di tengah penurunan IHSG. 

Mengutip data RTI Business, Investor asing mencatat net buy sebesar Rp 2,57 triliun dalam sepekan ini, mulai Senin (10/1) sampai Jumat (14/1/2022). Kondisi ini menunjukkan bahwa investor asing mulai berani masuk ke pasar saham Indonesia di awal tahun 2022 ini.

Sebaliknya, asing juga mencatat net sell terbesar pada saham teknologi, kesehatan dan telekomunikasi yang selama ini menjadi saham yang banyak diminati selama pandemi.

Baca Juga: Asing Catat Net Buy Rp 2,57 Triliun Sepekan, Saham-Saham Big Cap Ini Banyak Dikoleksi

Kendati begitu, net sell asing tidak terlalu besar. Bahkan RTI hanya mencatat delapan saham terbesar saja yang banyak dikoleksi asing.

Asing mencatat net sell terbesar pada saham PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) sebesar Rp 190,37 miliar dalam sepekan ini. Saham SMMA ditutup turun 1,49% ke RP 11.600 per saham. Total volume perdagangan saham SMMA mencapai 37,83 juta dengan nilai transaksi Rp 432,85 miliar.

Saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) juga banyak dilego asing sebesar Rp 167,33 miliar. Saham BUKA anjlok 16,95% ke Rp 392 per saham dalam sepekan. Total volume perdagangan saham BUKA mencapai 2,29 miliar dengan nilai transaksi Rp 982,72 miliar.

 

 

Saham PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) juga banyak dijual asing sebesar Rp 106,26 miliar. Saham MIDI juga anjlok 4,89% ke Rp 2.140 per saham dalam sepekan. Total volume perdagangan saham MIDI mencapai 59,1 juta dengan nilai transaksi Rp 106,4 miliar.

Baca Juga: IHSG Sepekan Ke Depan Diramal Menguat, Ini Rekomendasi Saham-Saham yang Bisa Dilirik

Editor: Noverius Laoli

Terbaru