Hari Ini (26/6) Cum Date, Saham Taksi Ini Mengandung Dividen Rp 16.600

Jumat, 26 Juni 2026 | 04:00 WIB
Hari Ini (26/6) Cum Date, Saham Taksi Ini Mengandung Dividen Rp 16.600

ILUSTRASI. Hari Ini (26/6) Cum Date, Saham Taksi Ini Mengandung Dividen Rp 16.600


Reporter: Diki Mardiansyah  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Kesempatan terakhir untuk mendapatkan dividen saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) yang mencapai Rp 16.600 per lot. Hari ini, Jumat 26 Juni 2026 adalah cum dividen date saham BIRD.

Cum dividen date adalah periode akhir suatu saham mengandung dividen. Investor yang ingin mendapatkan jatah pembagian dividen harus membeli saham tersebut paling lambat saat cum date dan menyimpannya hingga tanggal pencatatan penerima dividen (recording date). 

Diberitakan sebelumnya, emiten transportasi ini menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 166 per saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Kamis (18/6/2026).

Nilai dividen tersebut setara dengan 65,3% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk perusahaan pada tahun buku 2025.

Berikut jadwal lengkap pembayaran dividen saham BIRD:

  • Cum Dividen Pasar Reguler & Negosiasi: 26 Juni 2026
  • Ex Dividen Pasar Reguler & Negosiasi: 29 Juni 2026
  • Cum Dividen Pasar Tunai: 30 Juni 2026
  • Ex Dividen Pasar Tunai: 1 Juli 2026
  • Recording Date (Daftar Pemegang Saham): 30 Juni 2026
  • Tanggal Pembayaran (Payment Date): 10 Juli .

Baca Juga: Indonesia Masih Berstatus Emerging Market MSCI, Apa Bedanya dengan Frontier Market?

Direktur Utama Bluebird Adrianto Djokosoetono mengungkapkan, pembagian dividen tersebut mencerminkan komitmen perusahaan untuk memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sekaligus menjaga kebutuhan investasi dan penguatan struktur permodalan.

"Fokus pada inovasi, pemanfaatan teknologi, serta perluasan kapasitas operasional terus menjadi pendorong pertumbuhan Perseroan dan memperkuat fondasi bisnis untuk jangka panjang," ujar Adrianto dalam Pubex di Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Sepanjang 2025, Bluebird membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp643 miliar, meningkat 9% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan bersih tumbuh 13% secara tahunan menjadi Rp 5,7 triliun.

Sisa laba bersih tahun buku 2025 akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan pengembangan usaha perseroan.

Tonton: AS dan China Bersatu Garap Nikel Pomalaa

Komisaris Utama Bluebird Bayu Djokosoetono menilai perusahaan mampu menjaga kinerja yang sehat sekaligus mempertahankan disiplin dalam menjalankan strategi jangka panjang.

Menurutnya, konsistensi tersebut menjadi fondasi penting bagi Bluebird untuk terus menciptakan nilai bagi pemegang saham, pelanggan, dan seluruh pemangku kepentingan.

Ke depan, Bluebird berencana memperkuat layanan inti, mengembangkan segmen non-taksi, meningkatkan kontribusi kanal digital, serta menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan efisiensi operasional.


 

Kejagung Bongkar 12 Kasus Korupsi Fantastis, Kerugian Negara Tembus Ratusan Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru