Bursa

IHSG gagal bertahan di atas 5.700 pada Rabu (25/11) meski asing masih net buy

Rabu, 25 November 2020 | 15:56 WIB   Reporter: Wahyu Tri Rahmawati
IHSG gagal bertahan di atas 5.700 pada Rabu (25/11) meski asing masih net buy

ILUSTRASI. Meski turun pada hari ini, IHSG masih tercatat menguat 2,19% dalam sepekan.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi setelah kemarin berhasil ditutup pada level 5.701. IHSG melemah 21,78 poin atau 0,38% ke 5.679,25 pada akhir perdagangan Rabu (25/11).

Kemarin IHSG mencatat level tertinggi dalam sembilan bulan terakhir sejak 26 Februari 2020. Meski turun pada hari ini, IHSG masih tercatat menguat 2,19% dalam sepekan. 

Investor asing mencatatkan pembelian bersih atawa net buy Rp 588,30 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 518,8 miliar, PT Super Energy Tbk (SURE) Rp 278,2 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 170,6 miliar.

Saham-saham dengan penjualan bersih atau net sell terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 296,5 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 94,1 miliar, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 70,2 miliar.

Baca Juga: Rupiah spot menguat ke Rp 14.144 per dolar AS pada akhir perdagangan Rabu (25/11)

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

  • PT United Tractors Tbk (UNTR) 8,03%
  • PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) 3,99%
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) 2,86%

Top losers LQ45 terdiri dari:

  • PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) -5%
  • PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) -4,72%
  • PT Jasa Marga Tbk (JSMR) -4,42%

Baca Juga: Masih jadi pengungkit ekonomi, Jokowi minta APBN 2021 segera dibelanjakan

Dari 10 indeks sektoral, hanya tiga sektor yang masih menguat. Sektor perdagangan dan jasa melaju 1,16%. Sektor tambang menguat 0,25%. Sektor keuangan menanjak 0,18%.

Sektor aneka industri mencetak penurunan paling dalam, yakni 2,83%. Sektor infrastruktur tergerus 1,56%. Sektor manufaktur melorot 1,17%. Sektor barang konsumsi turun 1,14%. Sektor perkebunan melemah 0,90%. Sektor industri dasar turun 0,47%. Sedangkan sektor konstruksi dan properti turun 0,39%.

Total volume transaksi bursa mencapai 35,30 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 18,17 triliun. Sebanyak 271 saham turun harga. Ada 184 saham yang masih menguat dan 168 saham flat.

Baca Juga: Saham Bumi Resources (BUMI) bangkit dari level gocap, naik 21,05% di sesi I hari ini

 

Editor: Wahyu T.Rahmawati


Terbaru