IHSG Menguat 0,65% ke 7.083 di Sesi I Hari Ini (31/5), Net Buy Asing Rp 685,35 Miliar

Selasa, 31 Mei 2022 | 12:00 WIB   Reporter: Herlina KD
IHSG Menguat 0,65% ke 7.083 di Sesi I Hari Ini (31/5), Net Buy Asing Rp 685,35 Miliar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 45,53 poin atau 0,65% ke 7.083,09 pada perdagangan saham sesi I hari ini, Selasa (31/5).

Sebanyak 292 saham naik, 230 saham turun dan 170 saham stagnan.

Delapan indeks sektoral menguat, mengikuti kenaikan IHSG. Sedangkan dua indeks sektoral lainnya masuk zona merah.

Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah IDX Sektor Energi yang naik 2,90%, disusul IDX Sektor Perindustrian yang naik 1,75% dan IDX Sektor Transportasi yang naik 1,25%.

Sedangkan dua indeks sektoral yang melemah adalah IDX Sektor Barang Konsumen Non Primer yang turun 0,13% dan IDX Sektor Kesehatan yang turun 0,003%.

Baca Juga: IHSG Menguat Pada Perdagangan Selasa (31/5) Pagi, Asing Borong Saham BBRI, ADRO, BMRI

Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 15,47 miliar saham dengan total nilai Rp 9,82 triliun.

Top gainers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah:

1. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) (5,65%)
2. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) (5,23%)
3. PT United Tractors Tbk (UNTR) (4,13%

Top losers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah:

1. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) (-2,65%)
2. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) (-2,49%)
3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) (-1,59%)

Investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp 685,35 miliar di seluruh pasar.

Baca Juga: Berikut Rekomendasi Saham BNI Sekuritas untuk Selasa (31/5)

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 145 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 142,2 miliar dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 89,2 miliar.

Sedangkan saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 40 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 31,8 miliar dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 26,9 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi

Terbaru