Indo Tambangraya Megah (ITMG) jual 9 juta ton batubara di semester I-2021

Rabu, 18 Agustus 2021 | 23:57 WIB   Reporter: Akhmad Suryahadi
Indo Tambangraya Megah (ITMG) jual 9 juta ton batubara di semester I-2021

ILUSTRASI. Pertambangan batubara PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatatkan penjualan 9,0 juta ton batubara sepanjang paruh pertama tahun 2021. Realisasi ini menurun dari penjualan batubara di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 11,1 juta ton.

Mengutip keterangan resmi, Rabu (18/8), manajemen ITMG merinci, penjualan terbesar ditujukan untuk pasar China (2,7 juta ton), disusul penjualan ke pasar Indonesia (1,7 juta ton), Jepang (1,4 juta ton), Filipina (0,7 juta ton), Thailand (0,7 juta ton), dan negara-negara lain di Asia Timur dan Tenggara.

Sepanjang paruh pertama 2021, konstituen Indeks Kompas100 ini mencatat perolehan rata-rata harga batubara sebesar US$ 74,7 per ton, naik 34% dari seblumnya US$ 55,7 per ton.

Baca Juga: Harga batubara meroket, mana emiten yang paling diuntungkan?

Alhasil, topline ITMG turut terkerek. ITMG mencatatkan pendapatan bersih senilai US$ 676,30 juta atau naik 3,72% dari pendapatan di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 652,02 juta.

Marjin laba kotor naik 18% dari paruh pertama tahun lalu menjadi 34% pada paruh pertama tahun ini.

 

 

Kenaikan harga jual rata-rata yang signifikan ditambah kontrol biaya yang disiplin telah menghasilkan arus kas yang kuat. EBITDA tercatat sebesar US$ 224 juta, melesat 148% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Dus, laba bersih naik signifikan sebesar 312% dari sebelumnya US$ 29 juta pada paruh pertama 2020 menjadi US$ 118 juta pada periode yang sama tahun ini. Adapun laba bersih per saham dibukukan sebesar US$ 0,11.

Dari volume target penjualan 21,5 juta ton-22,4 juta ton untuk tahun ini, ITMG telah mendapatkan 79% kontrak penjualan. Sebanyak 56% harga jualnya telah ditetapkan, 24% lagi mengacu pada indeks harga batubara, sedangkan  sebanyak 21% belum terjual.

Baca Juga: Indo Tambangraya Megah (ITMG) memaksimalkan peluang pergerakan positif harga batubara

Direktur Utama ITMG Mulianto mengatakan, sepanjang paruh pertama 2021, ITMG mampu memaksimalkan keuntungan dari momentum kenaikan harga batubara setelah sebelumnya menerapkan efisiensi biaya secara disiplin pada saat harga batubara menurun di tahun 2020.

Kegiatan bisnis berjalan sejalan dengan target-target yang ditetapkan sekalipun kondisi cuaca buruk dan situasi pandemi berkepanjangan.

“Singkat kata, pada semester pertama 2021 kegiatan operasional dapat berjalan stabil dengan performa keuangan yang semakin kuat,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto

Terbaru