Emiten

Indoritel (DNET) akan menjaminkan saham Indomarco, Fast Food, dan Nippon Indosari

Minggu, 10 Januari 2021 | 07:10 WIB   Reporter: Wahyu Tri Rahmawati
Indoritel (DNET) akan menjaminkan saham Indomarco, Fast Food, dan Nippon Indosari


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) akan menjaminkan harta kekayaan berupa gadai atas seluruh saham yang dimiliki di tiga entitas asosiasi. Indoritel mengambil langkah ini sebagai jaminan atas pinjaman.

Pada 18 November 2020 lalu, Indoritel mengantongi pinjaman term loan dari Bank Mandiri senilai Rp 900 miliar. Pinjaman dengan jangka waktu tiga tahun ini memiliki suku bunga 8,50% per tahun dan dapat berubah sesuai ketentuan Bank Mandiri.

Untuk memperoleh pinjaman ini, Indoritel menggunakan jaminan aset manapun sebagaimana mungkin dipersyaratkan oleh kreditur berdasarkan perjanjian kredit baik sekarang ataupun di kemudian hari.

Untuk menjaminkan seluruh saham yang dimiliki di tiga perusahaan tersebut, Indoritel akan meminta persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 28 Januari 2021. "Gadai saham dalam PT Indomarcco Prismatama, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), dan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) sebagai jaminan secara cross-collateral atas semua pinjaman yang diperoleh perusahaan dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)," ungkap Indoritel dalam pengumuman Kustodian Sentral Efek Indonesia, Rabu (6/1).

Baca Juga: Pengendali saham pengelola Indomaret (DNET) lepas 70 juta kepemilikan sahamnya

 

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (20/11), Indoritel mengatakan akan menggunakan pinjaman untuk untuk kebutuhan umum, termasuk namun tidak terbatas untuk aksi korporasi dan pengembangan usaha yang telah atau akan dilaksanakan.

Indoritel memiliki setara 40% modal ditempatkan dan disetor Indomarco. DNET memiliki 35,84% saham FAST dan 25,77% saham ROTI per 30 November 2020.

Baca Juga: Bisnis emiten ritel minimarket diproyeksi cepat pulih, ini pendorongnya

Editor: Wahyu T.Rahmawati


Terbaru