Ini penjelasan Tridomain Performance Materials (TDPM) soal gagal bayar MTN II

Selasa, 11 Mei 2021 | 08:10 WIB   Reporter: Danielisa Putriadita
Ini penjelasan Tridomain Performance Materials (TDPM) soal gagal bayar MTN II

Sementara, TDPM yang memiliki kegiatan usaha penjualan industri kimia ini mengalami penurunan kinerja di kuartal I-2021 karena dampak kasus Covid-19 di dalam negeri. Harjono mengatakan di kuartal II-2021 biasanya kinerja akan menurun karena adanya libur Lebaran. "Efek perseroan yang belum melunasi pokok MTN II kemungkinan dapat mempengaruhi kinerja entitas anak perseroan," kata Harjono.

Sementara, modal kerja yang dibutuhkan TDPM dalam menjalankan kegiatan operasionnal berasal dari supplier, bank dan pinjaman perseroan ke entitas anak.

Hingga saat ini, Harjono mengatakan, belum ada pegurangan karyawan atau pemutusan hubungan kerja.

Sebelumnya, dalam laporan keuangan kuartal III-2020, perseroan mengalami penurunan laba bersih secara tahunan. Harjono menjelaskan pendapatan menurun karena penjualan melambat. Selain itu, kecukupan modal kerja terbatas. Situasi pandemi juga Harjono katakan berpengaruh dalam menjaga efektivitas kerja akibat adanya adaptasi terhadap kondisi new normal.

Strategi TDPM untuk memperbaiki kondisi keuangan adalah dengan menaikkan penjualan, memperpanjang kredit dari supplier, efisiensi produksi, penghematan biaya, dan memperpendek jangka waktu kredit kepada konsumer.

Sementara, kondisi keuangan TDPM hinga Desember 2020 secara umum mengalami penurunan penjualan yang signifikan. Arus kas juga sangat terbatas. Meski begitu, TDPM masih mampu menghasilkan laba bersih. Harjono mengatakan, TDPM masih dalam proses untuk melaporkan audit akhir tahun lalu.

Hingga saat ini belum ada komitmen tertulis dari pemegang saham pengendali untuk membantu mengatasi permasalahan yang TDPM alami. Namun, sepengetahuan Harjono, para pemegang saham sedang mengupayakan untuk membantu mengatasi persoalan ini.

 

Selanjutnya: Gawat! Selama April 2021 ada empat perusahaan gagal bayar MTN tepat waktu

 

Editor: Khomarul Hidayat
Terbaru