KONTAN.CO.ID - Jakarta. Daftar saham blue chip di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan berubah mulai Mei 2026. BEI mengeluarkan lima saham dari kelompok blue chip dan menggantinya dengan lima saham baru.
Saham blue chip adalah saham lapis satu yang telah berpengalaman di pasar modal dan memiliki nilai kapitalisasi pasar besar serta likuiditas tinggi. Di BEI, saham blue chip biasanya menjadi indeks mayor seperti LQ45.
BEI merombak komposisi indeks LQ45 dalam evaluasi mayor yang berlaku untuk periode 4 Mei 2026 sampai 31 Juli 2026. Perubahan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena menyangkut saham-saham unggulan yang identik dengan saham blue chip dan kerap menjadi acuan investor institusi.
Baca Juga: Hindari Dividen Trap! 13 Saham Ini Masuk Cum Date Mulai 27 April 2026
Dalam evaluasi terbaru, lima saham dikeluarkan dari indeks LQ45, yakni:
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
- PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
- PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
Sebagai pengganti, BEI memasukkan lima saham baru ke indeks LQ45:
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA)
- PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)
- PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA)
- PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)
Tonton: Usai Khalid Basalamah, KPK Panggil Empat Bos Biro Travel Haji
Sebelumnya BREN Berstatus Pendatang Baru di LQ45
Menarik dicermati, lima saham yang kini keluar dari LQ45 sebelumnya merupakan bagian dari konstituen periode efektif 2 Februari 2026–30 April 2026.
Dalam komposisi sebelumnya, BREN bahkan berstatus saham baru di LQ45, sementara CTRA, DSSA, HEAL dan NCKL berstatus tetap. Artinya, evaluasi mayor kali ini menunjukkan perubahan signifikan dalam komposisi indeks unggulan.
Dengan perubahan ini, komposisi baru LQ45 menegaskan rotasi sektor yang menarik, terutama menguatnya tema energi, digital dan sumber daya.
Sementara sejumlah anggota lama LQ45 lain tetap bertahan seperti BBCA, BBRI, BMRI, TLKM, ASII, ANTM, AMMN, ADRO, ADMR, PGEO hingga UNTR.
Keberlanjutan saham-saham inti tersebut memberi sinyal bahwa indeks masih ditopang emiten berkapitalisasi besar dengan likuiditas tinggi, sementara saham yang masuk baru memberi warna pertumbuhan baru.
Saham BREN, DSSA dan NCKL Juga Keluar dari IDX80
Tidak hanya dari LQ45, tiga saham yakni BREN, DSSA dan NCKL juga terdepak dari indeks IDX80.
Ketiganya keluar bersama dua emiten lain:
- PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS)
- PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL)
Berikut daftar saham Indeks LQ45 periode 4 Mei 2026 s.d. 31 Juli 2026
- AADI PT Adaro Andalan Indonesia Tbk
- ADMR PT Adaro Minerals Indonesia Tbk
- ADRO ADARO ENERGY Tbk
- AKRA AKR Corporindo Tbk
- AMMN PT Amman Mineral Internasional Tbk.
- AMRT Sumber Alfaria Trijaya Tbk
- ANTM Aneka Tambang (Persero) Tbk
- ASII Astra International Tbk
- BBCA Bank Central Asia Tbk
- BBNI Bank Negara Indonesia Tbk
- BBRI PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
- BBTN Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
- BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk
- CUAN PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk
- BRPT Barito Pacific Tbk
- BUMI Bumi Resources Tbk
- CPIN Charoen Pokphand Indonesia Tbk
- DEWA PT Darma Henwa Tbk
- EMTK Elang Mahkota Teknologi Tbk
- ESSA PT ESSA Industries Indonesia Tbk
- EXCL PT XL Axiata Tbk
- GOTO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk
- HRTA PT Hartadinata Abadi Tbk
- ICBP Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
- INCO Vale Indonesia Tbk
- INDF Indofood Sukses Makmur Tbk
- INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
- ISAT Indosat Tbk
- ITMG Indo Tambangraya Megah Tbk
- JPFA JAPFA Comfeed Indonesia Tbk
- KLBF Kalbe Farma Tbk
- MAPI Mitra Adiperkasa Tbk
- MBMA PT Merdeka Battery Materials Tbk
- MDKA PT Merdeka Copper Gold Tbk.
- MEDC Medco Energi Internasional Tbk
- PGAS Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk
- PGEO PT Pertamina Geothermal Energy Tbk
- PTBA Tambang Batubara Bukit Asam Tbk
- SCMA Surya Citra Media Tbk
- SMGR Semen Indonesia (Persero) Tbk
- TLKM PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
- TOWR Sarana Menara Nusantara Tbk
- UNTR United Tractors Tbk
- UNVR Unilever Indonesia Tbk
- WIFI PT Solusi Sinergi Digital Tbk
Tonton: Ekonom Ingatkan Inflasi Terancam Naik Jika Harga Minyak Bertahan Tinggi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News