IHSG - Jakarta. Analis prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Jumat 26 Februari 2021 masih berpotensi menguat. Penguatan IHSG melanjutkan tren baik yang terjadi pada perdagangan Kamis (25/2).
IHSG ditutup menguat 0,62% ke level 6.289,65 pada perdagangan Kamis (25/2). Sejak awal perdagangan, IHSG langsung ngebut dan menyentuh level tertingginya di 6.309,76.
Sebanyak 289 saham menguat, 190 saham melemah, dan 161 saham stagnan. Hari ini, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) di pasar regular senilai Rp 221,48 miliar.
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana prediksi IHSG hari ini berpeluang kembali menguat pada perdagangan Jumat (25/2). Dia pun prediksi IHSG hari ini bergerak di level suport 6.220 dan resisten 6.315.
Salah satu sentimen penggerak IHSG hari ini adalah keluarnya data pertumbuhan pinjaman. Selain itu, investor juga menantikan rilis kinerja dari emiten untuk tahun buku 2020.
Sebelumnya, emiten kelas kakap seperti perbankan big four melaporkan mengalami penurunan kinerja sepanjang tahun lalu. “Namun nampaknya hal tersebut sudah cukup priced in dengan harga sekarang,” terang Herditya kepada Kontan.co.id, Kamis (25/2).
Baca Juga: IHSG menguat ke 6.289 pada Kamis (25/2), asing mencatat net buy
Untuk perdagangan Jumat (26/2), MNC Sekuritas merekomendasikan agar pelaku pasar dapat mencermati saham PT XL Axiata Tbk (EXCL). Kemudian, saham emiten yang berkaitan dengan batubara seperti PT Indika Energy Tbk (INDY) dan PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) juga masih cukup menarik untuk diperhatikan.
Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta juga prediksi IHSG hari ini Jumat (26/2) naik. Nafan mengatakan, berdasarkan rasio fibonacci, suport maupun resisten, IHSG hari ini pada 6.256,03 hingga 6.351,18.
Berdasarkan indikator, MACD, stochastic, dan RSI masih menunjukkan sinyal positif. Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resisten terdekat.
Itulah prediksi IHSG hari ini. Semoga cuan!
Selanjutnya: Begini simulasi perhitungan pajak saham dan reksadana
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News