Saham-Saham yang Banyak Dikoleksi Asing Saat IHSG Menguat pada Rabu (18/5)

Kamis, 19 Mei 2022 | 00:05 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Saham-Saham yang Banyak Dikoleksi Asing Saat IHSG Menguat pada Rabu (18/5)


KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat pada perdagangan hari Rabu (18/5). Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, IHSG naik 148,9 poin atau 2,24% ke level 6.793.414 pada penutupan perdagangan.

Kenaikan IHSG ditopang menguatnya sembilan sektor dari total 11 sektor di BEI. Antara lain sektor yang menguat adalah sektor teknologi naik 5,57%, barang baku menguat 2,21% dan barang konsumer primer 1,41%.

Kendati demikian, asing mencatat net sell sebesar Rp 280,5 miliar di seluruh pasar. Namun sejumlah saham ini banyak dikoleksi asing pada Rabu.

Asing mencatat net buy terbesar pada saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 129,4 miliar. Saham BBNI menguat 3,55% ke Rp 8.750 per saham. Total volume perdagangan saham BBNI mencapai 53,0 juta dengan nilai transaksi Rp 462,1 miliar.

Baca Juga: IHSG Berpotensi Lanjutkan Rebound Pada Perdagangan Kamis (18/5)

Saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) juga banyak diborong asing sebesar Rp 113,4 miliar. Saham KLBF flat di Rp 1.625 per saham. Total volume perdagangan saham KLBF mencapai 118 juta dengan nilai transaksi Rp 191,7 miliar.

 

 

Kemudian asing juga banyak memburu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 68,2 miliar. Saham TLKM ditutup menguat 1,67% ke Rp 4.250 per saham. Total volume perdagangan saham TLKM mencapai 210,6 juta dengan nilai transaksi Rp 893,6 miliar.

Baca Juga: IHSG Melesat 2,24% ke 6.793 Pada Akhir Perdagangan Rabu (18/5)

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Rabu:

1. BBNI Rp 129,4 miliar
2. KLBF Rp 113,4 miliar
3. TLKM Rp 68,2 miliar
4. PGAS Rp 52,6 miliar
5. UNTR Rp 38,6 miliar
6. AMRT Rp 29,5 miliar
7. HRUM Rp 29,0 miliar
8. SMGR Rp 26,1 miliar
9. DMMX Rp 25,7 miliar
10. ANTM Rp 15,3 miliar

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli

Terbaru