Sudah Turun 5%, Analis Ingatkan Harga Saham BUMI Bisa Turun Lagi, Cek Alasannya

Selasa, 11 Oktober 2022 | 08:30 WIB   Reporter: Akhmad Suryahadi
Sudah Turun 5%, Analis Ingatkan Harga Saham BUMI Bisa Turun Lagi, Cek Alasannya


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengumuman untuk investor ritel di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mengoleksi saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Harga saham BUMI anjlok pada pada perdagangan Senin (10/10). Analis prediksi penurunan harga saham BUMI berpotensi berlanjut.

Harga saham BUMI turun 5,38% ke level Rp 176 pada perdagangan Senin 10 Oktober 2022. Namun dalam 5 hari perdagangan terakhir, harga saham BUMI terakumulasi naik 31 poin atau

Harga saham BUMI sempat melonjak 14,11% pada perdagangan Jumat (7/10). Ini terjadi setelah BUMI mengumumkan masuknya grup Salim ke tubuh BUMI melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) alias private placement.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, koreksi tajam saham BUMI pada hari Senin ini diperkirakan akibat adanya aksi ambil untung alias profit taking, setelah 7 hari mengalami peningkatan harga.

Baca Juga: Harga Saham BBCA & BUMI Beda Arah di Perdagangan Bursa Senin (10/10)

Secara teknikal, MNC Sekuritas mencermati adanya rawan koreksi di saham BUMI untuk menguji area Rp 155- Rp 170. Pergerakan saham BUMI pada perdagangan kemarin pagi pun sudah mengenai dari fibo retrace 61.8.

“Bagi para pelaku pasar bisa untuk trading buy terlebih dahulu dengan mencermati dari sisi volume serta harga ke depannya dan memanfaatkan momentum terlebih dahulu,” terang Herditya kepada Kontan.co.id, Senin (10/10).

Asal tahu, BUMI menjadi salah satu saham emiten tambang batubara yang berkinerja apik. Dalam sepekan, saham entitas Grup Bakrie ini menguat 23,94%. Sejak awal tahun alias secara year-to-date, saham BUMI melejit 162,69%

BUMI berencana melaksanakan private placement sebanyak-banyaknya 200 miliar saham biasa Seri C pada harga pelaksanaan Rp120 per saham.

Sehingga, nilai keseluruhan dari aksi korporasi ini adalah sebesar-besarnya Rp 24 triliun. Jumlah ini setara dengan sebesar-besarnya US$ 1,6 miliar pada kurs tukar Rp 15.000 per dolar AS yang telah disepakati antara BUMI dan pemodal.

Baca Juga: Ini Kata Pengamat Terkait Masuknya Grup Salim ke Bumi Resources (BUMI)

Merujuk keterbukaan informasi, Grup Salim atau Anthoni Salim akan turut ambil bagian dalam private placement ini. Grup Salim akan masuk lewat dua perusahaan cangkang, yakni Mach Energy Limited (MEL) dan Treasure Global Investment (TGIL).

MEL bakal mengambil 85% dari 200 miliar saham baru yang diterbitkan BUMI di harga Rp 120 per saham melalui private placement. Sedang TGIL bakal menyerap 15% sisanya.

Itulah rekomendasi saham BUMI untuk perdagangan hari ini, Selasa 11 Oktober 2022. Ingat disclaimer in, segala risiko investasi atas rekomendasi saham BUMI di atas menjadi tanggung jawab Anda sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru