KONTAN.CO.ID - Cek profil emiten INTP yang akan membagikan dividen jumbo Juni 2026. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk menjadi salah satu emiten yang akan membagikan dividen tunai pada Juni 2026.
Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), perseroan menetapkan pembagian dividen sebesar Rp 468 per saham dari laba tahun buku 2025.
Sehingga, hitungan yield dividen ini sebesar 9,6% dan jumlah total dividen Rp1,53 Triliun.
Baca Juga: Dividen BFIN Rp 35 per Saham Segera Cum Date, Cek Profil Emiten Pembiayaan Ini
Adapun cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada Rabu, 3 Juni 2026.
Perusahaan yang merupakan salah satu produsen semen terbesar di Indonesia ini dikenal sebagai bagian dari grup Heidelberg Materials asal Jerman.
Selain membagikan dividen, INTP juga tetap fokus menjaga efisiensi operasional dan memperkuat posisi di industri bahan bangunan nasional.
Baca Juga: Pembayaran Dividen Jumbo BBNI Segera Cum Date, Ini Jadwal Lengkapnya
Jadwal Dividen INTP 2026
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 3 Juni 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 4 Juni 2026
- Cum dividen pasar tunai: 5 Juni 2026
- Recording date: 5 Juni 2026 pukul 16.00 WIB
- Ex dividen pasar tunai: 8 Juni 2026
- Pembayaran dividen: 19 Juni 2026.
Sementara itu, kinerja saham INTP tercatat pada perdagangan Jumat (29/5) ada di harga 4.900,00/saham atau turun 4,39% (-225,00) dalam 1 bulan terakhir.
Lalu, seperti apa profil emiten ini? Cek penjelasan menarik mengenai INTP hingga kinerja terbarunya.
Baca Juga: UNIC Tebar Dividen Rp 1.447 per Saham: Intip Profil Emiten Kimia dan Kinerjanya
Profil Singkat INTP
Melansir laman BEI, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di sektor bahan bangunan, khususnya industri semen. Perseroan memasarkan produk semen dengan merek utama "Tiga Roda" yang telah dikenal luas di pasar domestik.
Selain semen, perusahaan juga memproduksi beton siap pakai (ready-mix concrete) dan mengelola tambang agregat sebagai pendukung kegiatan usaha.
Jaringan distribusi INTP tersebar di berbagai wilayah Indonesia dengan sejumlah fasilitas pabrik yang berada di Jawa dan Kalimantan.
Lini Usaha INTP
Kegiatan usaha utama perseroan meliputi:
- Produksi dan penjualan semen.
- Produksi beton siap pakai (ready mix concrete).
- Pengelolaan tambang agregat dan bahan baku semen.
- Distribusi serta pemasaran produk bahan bangunan.
- Pengembangan produk dan solusi konstruksi.
Baca Juga: Saham COCO Segera Rights Issue, Cek Profil Emiten hingga Kinerjanya
Susunan Manajemen INTP
Berdasarkan struktur manajemen perseroan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), jajaran pengurus INTP terdiri dari:
1. Dewan Komisaris
- Roberto Callieri sebagai Komisaris Utama
- Tedy Djuhar sebagai Wakil Komisaris Utama
- Simon Subrata sebagai Wakil Komisaris Utama
- Franciscus Welirang sebagai Komisaris
- Juan Francisco Defalque sebagai Komisaris
- Rene Samir Aldach sebagai Komisaris
- H Suharso Monoarfa sebagai Komisaris
2. Direksi
- Christian Kartawijaya sebagai Direktur Utama
- Troy Dartojo Soputro sebagai Direktur
- Oey Marcos sebagai Direktur
- Holger Morch sebagai Direktur
- Sunnira Ly sebagai Direktur
- Benny Setiawan Santoso sebagai Direktur
Baca Juga: 8 Emiten Bagikan Dividen Saham Awal 2026, Cum Date Dimulai Hari Ini (29/12)
Kinerja Keuangan INTP Tahun 2025
INTP mencatat laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2,24 triliun pada tahun buku 2025. Perseroan kemudian mengalokasikan sekitar Rp 1,53 triliun untuk dividen tunai atau setara dengan payout ratio sekitar 68%.
Mengutip laporan kinerja INTP, laba tersebut didukung oleh efisiensi biaya operasional dan sejumlah langkah strategis perusahaan, meskipun industri semen nasional masih menghadapi persaingan ketat dan tekanan permintaan di beberapa wilayah. Menurut data yang dipublikasikan, laba bersih INTP tumbuh sekitar 12% secara tahunan pada 2025.
Dengan pembagian dividen Rp 468 per saham, dividend yield INTP berada di kisaran 9% hingga 10%, menjadikannya salah satu emiten dengan imbal hasil dividen menarik pada musim pembagian dividen tahun ini.
Tonton: Prabowo Tunjuk AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Whoosh, Awasi Risiko Pembengkakan Biaya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News