Free Float Saham Ini 0,72%, Cek Update 59 Emiten HSC Terbaru September 2026

Kamis, 24 September 2026 | 09:12 WIB
Free Float Saham Ini 0,72%, Cek Update 59 Emiten HSC Terbaru September 2026

ILUSTRASI. IHSG (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperbarui daftar saham dengan tingkat kepemilikan terkonsentrasi tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC). Terbaru, PT Charnic Capital Tbk (NICK) masuk ke dalam daftar tersebut berdasarkan struktur kepemilikan saham per 18 September 2026.

Dengan masuknya NICK, jumlah emiten yang tercatat dalam daftar HSC BEI mencapai 59 perusahaan per 23 September 2026.

BEI menegaskan bahwa status HSC merupakan informasi mengenai struktur kepemilikan saham dan tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap ketentuan pasar modal.

Baca Juga: Resmi! Free Float Saham Prajogo Pangestu Ini Melewati Batas Minimal MSCI

NICK Masuk Daftar HSC BEI

Berdasarkan pengumuman BEI yang dipublikasikan pada 23 September 2026, sejumlah pemegang saham PT Charnic Capital Tbk secara agregat menguasai 99,28% saham NICK dalam bentuk warkat dan tanpa warkat. Sehingga, free float yang tersisa mencapai 0,72% di pasar modal.

Pengumuman tersebut tercantum dengan nomor Peng-HSC-00061/BEI.WAS/09-2026. Data yang digunakan dalam penentuan HSC tersebut merupakan struktur kepemilikan saham per 18 September 2026.

Dengan demikian, hanya sebagian kecil saham NICK yang berada di luar kepemilikan kelompok pemegang saham yang diperhitungkan dalam metodologi HSC.

BEI juga memberikan penegasan bahwa pengumuman mengenai kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi tidak secara otomatis berarti emiten melakukan pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan maupun ketentuan di pasar modal.

Baca Juga: Free Float Saham BREN, BRIS hingga HMSP Masih di Bawah 15%, 2 Tahun Wajib Dipenuhi

Apa Itu HSC?

High Shareholding Concentration (HSC) merupakan kategori yang digunakan BEI untuk memberikan informasi kepada pelaku pasar mengenai emiten yang memiliki tingkat konsentrasi kepemilikan saham tinggi.

Informasi tersebut dihitung berdasarkan struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat. Dengan adanya daftar HSC, investor dapat mengetahui kondisi distribusi kepemilikan saham suatu emiten sebelum mempertimbangkan informasi tersebut dalam keputusan investasinya.

Status HSC juga bukan merupakan sanksi kepada perusahaan. BEI sebelumnya menjelaskan bahwa perusahaan yang masuk dalam kategori tersebut tetap dapat dipantau dan dievaluasi berdasarkan perubahan struktur kepemilikannya. Apabila perusahaan memenuhi kriteria yang berlaku, status tersebut dapat berubah.

Baca Juga: PTRO Miliki 19,88% Saham, Cek Profil Emiten SINI, Lini Bisnis, dan Kinerja Terbarunya

Daftar 59 Saham HSC BEI Terbaru

Berikut daftar saham yang tercatat dalam kategori HSC BEI per 23 September 2026:

No Emiten Kode
1 PT Samator Indo Gas Tbk AGII
2 PT Barito Renewables Energy Tbk BREN
3 PT Dian Swastatika Sentosa Tbk DSSA
4 PT Ifishdeco Tbk IFSH
5 PT Panca Anugrah Wisesa Tbk MGLV
6 PT Abadi Lestari Indonesia Tbk RLCO
7 PT Rockfields Properti Indonesia Tbk ROCK
8 PT Satria Mega Kencana Tbk SOTS
9 PT BSA Logistics Indonesia Tbk WBSA
10 PT Transcoal Pacific Tbk TCPI
11 PT Mahkota Group Tbk MGRO
12 PT Kota Satu Properti Tbk SATU
13 PT Delta Giri Wacana Tbk DGWG
14 PT Habco Trans Maritima Tbk HATM
15 PT DCI Indonesia Tbk DCII
16 PT Bayan Resources Tbk BYAN
17 PT Indoritel Makmur Internasional Tbk DNET
18 PT Ekamas Muda Republik Tbk MORA
19 PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk SRAJ
20 PT Bank Permata Tbk BNLI
21 PT Bank Ina Perdana Tbk BINA
22 PT Pradiksi Gunatama Tbk PGUN
23 PT Soho Global Health Tbk SOHO
24 PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk RISE
25 PT FAP Agri Tbk FAPA
26 PT Siloam International Hospitals Tbk SILO
27 PT Krom Bank Indonesia Tbk BBSI
28 PT Bank SMBC Indonesia Tbk BTPN
29 PT Siantar Top Tbk STTP
30 PT Multipolar Technology Tbk MLPT
31 PT Golden Energy Mines Tbk GEMS
32 PT Global Digital Niaga Tbk BELI
33 PT Maha Properti Indonesia Tbk MPRO
34 PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk PRAY
35 PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk SMAR
36 PT Cemindo Gemilang Tbk CMNT
37 PT Metropolitan Kentjana Tbk MKPI
38 PT Perdana Bangun Pusaka Tbk KONI
39 PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk YUPI
40 PT Hotel Fitra International Tbk FITT
41 PT Ancara Logistics Indonesia Tbk ALII
42 PT Hoffmen Cleanindo Tbk KING
43 PT MD Entertainment Tbk FILM
44 PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk ELPI
45 PT Golden Flower Tbk POLU
46 PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk LIFE
47 PT Prima Andalan Mandiri Tbk MCOL
48 PT Bank Maybank Indonesia Tbk BNII
49 PT Allo Bank Indonesia Tbk BBHI
50 PT Bank Mega Tbk MEGA
51 PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk CMNP
52 PT Saranacentral Bajatama Tbk BAJA
53 PT Intermedia Capital Tbk MDIA
54 PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk BDKR
55 PT Steady Safe Tbk SAFE
56 PT Bukit Darmo Property Tbk BKDP
57 PT Asia Sejahtera Mina Tbk AGAR
58 PT Alakasa Industrindo Tbk ALKA
59 PT Charnic Capital Tbk NICK

Daftar tersebut mencatat NICK sebagai emiten terbaru yang ditambahkan ke dalam kategori HSC. Sebelumnya, beberapa penambahan terbaru mencakup BDKR, SAFE, BKDP, AGAR, dan ALKA.

Baca Juga: Dividen Final SMDR Rp12 per Saham: Cek Profil Emiten Logistik dan Kargo Ini

NICK Jadi Emiten ke-59

Masuknya NICK menjadi pembaruan terbaru dalam daftar HSC BEI. Berdasarkan data per 18 September 2026, konsentrasi kepemilikan saham NICK mencapai 99,28%.

Artinya, sebagian besar saham NICK berada dalam kepemilikan sejumlah pemegang saham tertentu berdasarkan metodologi yang digunakan BEI. Informasi ini dapat menjadi salah satu data yang diperhatikan investor ketika melihat struktur kepemilikan dan distribusi saham suatu emiten.

Namun, status HSC tidak dapat langsung digunakan untuk menyimpulkan kondisi fundamental atau prospek harga saham suatu perusahaan. Kategori tersebut secara khusus menggambarkan tingkat konsentrasi kepemilikan saham berdasarkan metodologi BEI.

Tonton: Impor Gula 150 Ribu Ton, Kemenperin: Bukan Tambahan Kuota

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru