Hari Terakhir! Saham Blue Chip Ini Mengandung Dividen Rp 20.990 Per Lot

Jumat, 19 Juni 2026 | 04:00 WIB
Hari Terakhir! Saham Blue Chip Ini Mengandung Dividen Rp 20.990 Per Lot

ILUSTRASI. Hari Ini Terakhir, Saham Blue Chip Ini Mengandung Dividen Rp 20.990 Per Lot


Reporter: Adi Wikanto  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Kesempatan terakhir untuk mendapatkan dividen senilai Rp 20.998 dari setiap lot saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Hari ini, Jumat 19 Juni 2026, pembayaran dividen saham ANTM memasuki tahap cum date. Simak harga dan yield dividen terbarunya!

Cum dividen date adalah periode akhir suatu saham mengandung hak pembayaran dividen. Investor yang ingin mendapatkan dividen, harus membeli saham tersebut paling lambat saat cum date dan menyimpannya hingga tanggal pencatatan.

Diberitakan sebelumnya, manajemen ANTM mengumumkan pembagian  dividen tunai sebesar Rp 5,04 triliun dari tahun buku 2025.

Dari jumlah itu, tiap saham ANTM mengandung dividen Rp 209,98. Dengan demikian, investor berpotensi menerima kiriman dana dividen sebesar Rp 20.998 per lot saham ANTM. 

Baca Juga: Dividen 7% & Buyback Jumbo Rp 4 T, Analis Rekomendasi Beli Saham Blue Chip Ini

Sebagai pertimbangan sebelum berburu dividen, harga saham ANTM pada penutupan perdagangan Kamis, 18 Juni 2026, berada di level Rp 3.170 per saham, menguat 10 poin atau 0,32% dibandingkan hari sebelumnya.

Dengan harga penutupan tersebut, potensi dividend yield mencapai sekitar 6,6%. 

Besaran dividen tersebut mencapai sekitar dua kali lipat suku bunga deposito di bank umum yang saat ini masih sekitar 3%.

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen tunai saham ANTM:

- Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 19 Juni 2026
- Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 22 Juni 2026
- Recording Date: 23 Juni 2026 pukul 16.00 WIB
- Tanggal Pembayaran Dividen (Payment Date): 10 Juli 2026

Tonton: Survei Kompas Ungkap Ekonomi Makin Sulit, Mayoritas Warga Khawatir Masa Depan

Meski menawarkan dividend yield yang menarik, pergerakan harga saham juga perlu menjadi perhatian investor.

Selain itu, investor harus memperhatikan faktor fundamental perusahaan, seperti kinerja dan prospek bisnis ke depan.

 

Yuan China Makin Dominan di Utang RI, Naik 36 Kali Lipat dalam 13 Tahun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru