Indeks

IHSG menguat 0,17% ke 6.445 pada sesi I hari ini, asing net buy Rp 2,51 triliun

Kamis, 14 Januari 2021 | 12:00 WIB   Reporter: Herlina KD
IHSG menguat 0,17% ke 6.445 pada sesi I hari ini, asing net buy Rp 2,51 triliun


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 10,68 poin atau 0,17% ke 6.445,89 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Kamis (14/1). 

Sebanyak 183 saham naik, 286 saham turun dan 151 saham stagnan.

Tujuh sektor saham menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan tiga sektor saham lainnya masuk zona merah.

Sektor-sektor saham dengan penguatan terbesar adalah sektor pertambangan yang naik 1,79%, sektor aneka industri naik 1,27% dan sektor industri dasar naik 1,23%.

Sedangkan sektor-sektor saham yang melemah adalah sektor keuangan yang turun 0,62%, sektor konstruksi turun 0,58% dan sektor perkebunan turun 0,15%.

Baca Juga: IHSG dibuka menguat pada awal perdagangan Kamis (14/1), asing catat net sell

Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 23,24 miliar saham dengan total nilai Rp 16,55 triliun.

Top gainers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah:

1. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) (12,71%)
2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) (7,37%)
3. Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) (3,50%)

Top losers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah:

1. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) (-2,54%)
2. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) (-2,14%)
3. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) (-1,99%)

Investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp 2,51 triliun di seluruh pasar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Soho Global Health Tbk (SOHO) Rp 2,3 triliun, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 100 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 99,1 miliar.

Sedangkan saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 98,2 miliar, PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 21 miliar dan PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) Rp 14,5 miliar.

Selanjutnya: IHSG dibuka naik, simak rekomendasi Samuel Sekuritas untuk perdagangan Kamis (14/1)

 

 

Editor: Herlina Kartika Dewi


Terbaru