KONTAN.CO.ID - Simak profil AMRT yang segera membagikan dividen interim. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), pengelola jaringan ritel Alfamart, akan kembali membagikan dividen kepada pemegang saham. Kali ini, perseroan menyiapkan dividen interim untuk tahun buku 2026 dengan nilai total mencapai Rp595,83 miliar.
Pembagian dividen interim tersebut menjadi salah satu bentuk distribusi hasil kinerja perseroan kepada pemegang saham di tengah pertumbuhan bisnis ritel yang masih berlanjut. AMRT menetapkan dividen interim sebesar Rp14,50 per saham.
Keputusan pembagian dividen interim AMRT berasal dari laba bersih perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2026. Keputusan tersebut ditetapkan oleh Direksi dan telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada 1 Oktober 2026.
Mengutip data IPOT, saham AMRT menghijau ke Rp1.245/saham atau naik 1,63% (+20,00 poin) pada sesi 1 hari ini Kamis (8/10).
Lalu, seperti apa profil emiten ini? Cek informasi mengenai saham AMRT dan kinerja terbarunya.
Baca Juga: AUTO Tebar Dividen Interim Rp349 Miliar, Cek Profil Emiten hingga Kinerja Terkini
Profil Saham AMRT
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di sektor perdagangan ritel. Perseroan dikenal luas melalui jaringan minimarket Alfamart yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
AMRT mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 15 Januari 2009 dengan kode saham AMRT.
Bisnis perseroan tidak hanya mengandalkan penjualan melalui gerai fisik. AMRT juga mengembangkan ekosistem ritel melalui kanal digital, layanan pengantaran, jaringan waralaba, serta bisnis convenience store melalui Lawson.
Dalam laporan keberlanjutan 2025, jaringan Alfamart disebut telah mencapai sekitar 21.120 gerai di Indonesia. Platform digital Alfagift juga telah memiliki lebih dari 15 juta anggota.
Baca Juga: Harga Melorot 36%, Saham Ini Siap Bagi Dividen Interim Rp 595 Miliar, Cek Jadwalnya
Lini Bisnis AMRT
Secara umum, kegiatan usaha utama AMRT adalah perdagangan eceran berbagai macam barang, terutama makanan, minuman, dan tembakau melalui format minimarket, supermarket, maupun hypermarket.
Perseroan juga menjual berbagai produk nonmakanan, seperti pakaian, kebutuhan rumah tangga, mainan anak, dan kosmetik.
Selain bisnis ritel utama, AMRT memiliki sejumlah kegiatan usaha pendukung, yaitu:
- Logistik dan pergudangan
- Penyediaan makanan dan minuman
- Layanan pemesanan dan pengantaran berbasis aplikasi
Ekosistem bisnis AMRT juga diperkuat dengan kanal digital Alfagift. Platform tersebut menjadi salah satu saluran untuk mengintegrasikan program loyalitas, transaksi digital, dan layanan belanja konsumen.
Baca Juga: BMRI Tebar Dividen Interim Rp 66, Cek Potensi Yield
1. Alfamart
Alfamart merupakan bisnis utama AMRT dan menjadi salah satu jaringan minimarket terbesar di Indonesia. Gerai Alfamart menjual berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari makanan, minuman, produk rumah tangga hingga kebutuhan personal.
Skala jaringan menjadi salah satu kekuatan utama perseroan karena memungkinkan AMRT menjangkau konsumen di berbagai daerah.
2. Alfagift
AMRT juga mengembangkan Alfagift sebagai kanal digital. Berdasarkan laporan perseroan, Alfagift telah memiliki lebih dari 15 juta anggota. Pengguna Alfagift juga disebut memiliki tingkat belanja lebih tinggi dibandingkan konsumen Alfamart secara umum.
Layanan digital tersebut mencakup aplikasi dan web commerce, program loyalitas, pertukaran voucher dan poin, hingga layanan pengantaran.
3. Lawson
AMRT juga memiliki bisnis convenience store melalui Lawson. Format ini berbeda dengan minimarket Alfamart karena Lawson lebih banyak menonjolkan makanan dan minuman siap saji serta area yang dapat digunakan konsumen untuk makan dan beristirahat.
Lawson menjadi salah satu sumber pertumbuhan yang masih dikembangkan perseroan, meskipun profitabilitas bisnis tersebut masih menjadi fokus perbaikan.
Baca Juga: Astra International (ASII) Bagi Dividen Interim Rp 3,89 Triliun, Cek Jadwalnya
Manajemen AMRT
Berdasarkan laporan keuangan interim per 30 Juni 2026, susunan Direksi AMRT terdiri dari:
1. Direksi
| Nama | Jabatan |
|---|---|
| Anggara Hans Prawira | Presiden Direktur |
| Bambang Setyawan Djojo | Direktur |
| Tomin Widian | Direktur |
| Harryanto Susanto | Direktur |
| Solihin | Direktur |
| Soeng Peter Suryadi | Direktur |
2. Dewan Komisaris
| Nama | Posisi | Independen |
|---|---|---|
| Feny Djoko Susanto | Presiden Komisaris | Tidak |
| Budiyanto Djoko Susanto | Komisaris | Tidak |
| Komjen. Pol. (Purn.) Drs. Setyo Wasisto, S.H. | Komisaris Independen | Ya |
| Budi Setiyadi | Komisaris Independen | Ya |
Baca Juga: Jasa Armada Indonesia (IPCM) Tebar Dividen Final Rp125 Miliar, Cek Jadwalnya
Kinerja AMRT Semester I 2026
Rencana pembagian dividen interim AMRT ditopang oleh kinerja keuangan yang masih tumbuh pada semester I 2026.
Berdasarkan data BEI, AMRT membukukan pendapatan neto sebesar Rp67,96 triliun pada semester I 2026. Angka tersebut meningkat 6,49% dibandingkan Rp63,81 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi laba, AMRT mencatat laba bersih sekitar Rp2,02 triliun, tumbuh 7,5% secara tahunan dibandingkan Rp1,88 triliun pada semester I 2025.
Berikut ringkasan kinerja AMRT semester I 2026:
| Pos | Semester I 2026 | Semester I 2025 |
|---|---|---|
| Pendapatan neto | Rp67,96 triliun | Rp63,81 triliun |
| Laba bersih | Rp2,02 triliun | Rp1,88 triliun |
| Beban pokok pendapatan | Rp52,80 triliun | Rp49,83 triliun |
| Laba bruto | Rp15,15 triliun | Rp13,99 triliun |
| Beban penjualan dan distribusi | Rp11,92 triliun | Rp11,07 triliun |
| Beban umum dan administrasi | Rp1,19 triliun | Rp1,14 triliun |
Pendapatan AMRT pada semester I 2026 terutama berasal dari segmen makanan sebesar Rp48,58 triliun dan segmen nonmakanan sebesar Rp19,37 triliun.
Pertumbuhan laba yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pendapatan menunjukkan adanya dukungan dari perbaikan margin. Riset Mirae Asset mencatat gross profit margin AMRT pada kuartal II 2026 mencapai 22,9%, naik 0,9 poin persentase secara tahunan.
Baca Juga: PSAB Menebar Dividen Interim Rp 793,8 Miliar
Jadwal Dividen Interim AMRT 2026
Pemegang saham perlu memperhatikan sejumlah tanggal penting dalam pembagian dividen interim AMRT.
| Keterangan | Tanggal |
|---|---|
| Cum dividen pasar reguler dan negosiasi | 13 Oktober 2026 |
| Ex dividen pasar reguler dan negosiasi | 14 Oktober 2026 |
| Cum dividen pasar tunai | 15 Oktober 2026 |
| Recording date | 15 Oktober 2026 |
| Ex dividen pasar tunai | 16 Oktober 2026 |
| Pembayaran dividen | 27 Oktober 2026 |
Dengan demikian, investor yang ingin memperoleh dividen interim AMRT melalui perdagangan di pasar reguler dan negosiasi harus tercatat memiliki saham hingga tanggal cum dividen 13 Oktober 2026. Pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026.
Tonton: Haji 2027: Biaya Naik, Setoran Jemaah Malah Turun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News