Analis Rekomendasi Beli Saham MTEL Saat Harganya Tengah Turun, Ini Alasannya

Jumat, 09 September 2022 | 08:30 WIB   Reporter: Ridwan Nanda Mulyana
Analis Rekomendasi Beli Saham MTEL Saat Harganya Tengah Turun, Ini Alasannya


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) segera membuka jam perdagangan saham edisi hari ini, Jumat 9 Septemebr 2022. Salah satu rekomendasi saham yang tidak boleh dilewatkan untuk hari ini adalah rekomendasi saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL).

Harga saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) dalam tren turun pekan kedua September 2022 ini. Namun analis melihat penurunan harga saham MTEL ini adalah saat tepat untuk beli.

Harga saham MTEL pada perdagangan Kamis 8 September 2022 ditutup di level 765 turun 5 poin atau 0,65% dibandingkan sehari sebelumnya. Sepanjang pekan ini, harga saham MTEL cenderung bergerak di zona merah. Dalam perdagangan 5 hari terakhir, harga saham MTEL terakumulasi turun 30 poin atau 3,77%.

 

 

Dibandingkan dengan awal tahun 2022, harga saham MTEL juga masih koreksi sebesar 55 poin atau 6,71%. Lalu, apa rekomendasi saham MTEL untuk perdagangan hari ini?

Analis Pasar Modal Mandiri Sekuritas, Henry Tedja, memberikan rekomendasi beli saham MTEL dengan target harga di Rp 950. Menurut Henry, outlook perusahaan Mitratel masih positif dalam jangka menengah.

Baca Juga: Cermati Rekomendasi Analis untuk Saham Emiten Menara: TOWR, TBIG dan MTEL

Mitratel memiliki kontrak jangka panjang dengan perusahaan telekomunikasi yang memiliki neraca keuangan solid. Apalagi setelah konsolidasi menara Telkomsel.

Secara struktur biaya, industri menara memang bersifat capital intensive, tapi memiliki pengeluaran yang relatif tetap.

"Hal ini tercermin dari EBITDA margin perusahaan menara yang cukup tinggi, termasuk Mitratel. Karena itu kami melihat dampak kenaikan harga BBM terhadap kinerja perusahaan relatif terbatas," ujar Henry mengutip keterangan tertulis, Kamis (8/9).

Henry memperkirakan, akuisisi menara yang dilakukan Mitratel terhadap 6.000 menara milik Telkomsel akan berdampak positif terhadap kinerja perusahaan. Terlebih menara tersebut memiliki nilai dan lokasi yang strategis.

Baca Juga: Mitratel (MTEL): Konsolidasi Menara Telkom Grup Positif Bagi Industri Telekomunikasi

Akuisisi ini juga lebih cepat dari target awal yang dicanangkan, sehingga memungkinkan perusahaan melakukan cross-selling lebih cepat kepada perusahaan telekomunikasi lainnya.

"Hal ini akan meningkatkan outlook pertumbuhan dan EBITDA Mitratel dalam dua tahun mendatang," imbuh Henry.

Tak hanya menara, Mitratel juga menyiapkan infrastruktur telekomunikasi seperti fiber optic dan power to tower yang tersebar di wilayah Indonesia, termasuk luar Pulau Jawa. Hal ini bisa memberikan kemudahan bagi operator telekomunikasi maupun non-operator untuk memanfaatkan solusi terintegrasi.

Meski punya prospek bisnis yang apik, tapi Henry mengingatkan bahwa efek kenaikan harga BBM bisa berdampak terhadap harga saham MTEL. Sebab, valuasi perusahaan menara seperti MTEL cenderung berbanding terbalik dengan laju inflasi atau suku bunga. Prediksi Henry, sentimen tersebut hanya berlangsung secara jangka pendek.

Itulah rekomendasi saham MTEL untuk perdagangan hari ini, Jumat 9 September 2022. Ingat disclaimer on, segala risiko investasi atas rekomendasi saham MTEL di atas menjadi tanggung jawab Anda sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru