KONTAN.CO.ID - Simak profil emiten ABDA yang mendapatkan pengawasan UMA BEI. PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk dengan kode saham ABDA tengah menjadi perhatian pelaku pasar setelah Bursa Efek Indonesia (BEI).
BEI merilis pengumuman pengawasan melalui Pengumuman UMA pada Peng-UMA-00141/BEI.WAS/05-2026. Dalam pengumuman tersebut, BEI mengawasai saham dalam status Unusual Market Activity (UMA) pada Rabu, 6 Mei 2026.
Sebelumnya, pergerakan saham ABDA telah naik 100% sepekan terakhir pada penutupan Rabu (6/5). Pada sesi 1 perdagangan BEI hari Kamis (7/5), saham ABDA telah turun ke Rp4.310,00 atau -450,00 (-9,45%).
Lalu, seperti apa profil emiten ABDA? Cek informasi dari profil hingga kinerjanya.
Baca Juga: Pabrik VKTR Diresmikan Presiden Prabowo, Cek Profil Emiten hingga Kinerjanya
Profil Emiten ABDA
ABDA merupakan perusahaan yang bergerak di sektor keuangan, khususnya asuransi umum. Perseroan berdiri pada 12 Oktober 1982 dan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 6 Juli 1989. ABDA dikenal juga dengan nama ABDA Insurance.
Perusahaan menyediakan berbagai produk asuransi umum, antara lain:
- Asuransi kendaraan bermotor
- Asuransi properti
- Asuransi kesehatan
- Asuransi pengangkutan
- Asuransi rekayasa
- Asuransi perjalanan
- Aneka produk perlindungan bisnis dan individu
ABDA masuk dalam sektor finansial dengan subsektor asuransi umum.
Baca Juga: Masa Depan HOPE: Segera Akuisisi Tambang, Cek Profil Emiten hingga Kinerjanya
Manajemen dan Tata Kelola
ABDA merupakan bagian dari grup asuransi yang memiliki afiliasi dengan Zurich Insurance Group setelah proses akuisisi beberapa tahun lalu. Struktur manajemen perseroan diisi oleh jajaran direksi dan komisaris yang berpengalaman di industri asuransi.
1. Susunan Direksi ABDA
| Nama | Jabatan | Keterangan |
|---|---|---|
| Vincent Citizen Soegianto | Direktur Utama | Terafiliasi |
| Julien Pierre Combaret | Direktur | Terafiliasi |
| Liani Chandra | Direktur | Terafiliasi |
| Iwan Kurniawan | Direktur | Terafiliasi |
2. Susunan Komisaris ABDA
| Nama | Jabatan | Status |
|---|---|---|
| Abhishek Bhatia | Komisaris Utama | Non-Independen |
| Kevin Soedyatmiko | Komisaris | Non-Independen |
| Nathaniel O.L. Mangunsong | Komisaris | Independen |
| Francisco Noriega Malave | Komisaris | Independen |
Dalam operasionalnya, perusahaan fokus pada penguatan layanan asuransi umum serta menjaga kualitas underwriting dan pengelolaan risiko.
Baca Juga: Saham ENZO Meroket 56% Sepekan: Cek Profil Emiten hingga Kinerja Terbaru Q1 2026
Kinerja Keuangan ABDA
Secara fundamental, kinerja ABDA pada kuartal I 2026 menunjukkan pertumbuhan positif. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, ABDA membukukan:
- Pendapatan sebesar Rp 318,5 miliar
- EBITDA Rp 39,6 miliar
- Laba bersih Rp 29,6 miliar
Laba bersih tersebut meningkat sekitar 59,1% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 18,6 miliar.
Sementara itu:
- Total aset mencapai Rp 2,81 triliun
- Total ekuitas Rp 1,77 triliun
- Kas dan setara kas sekitar Rp 760,6 miliar.
Baca Juga: Saham BCIP Terbang 33% per Senin (4/5): Cek Profil Emiten hingga Kinerja Terbarunya
Mengapa Saham ABDA Dalam Pengawasan status UMA?
BEI menyatakan saham ABDA mengalami kenaikan harga di luar kebiasaan sehingga dimasukkan dalam radar pengawasan UMA. Bursa menegaskan bahwa status UMA tidak otomatis berarti adanya pelanggaran aturan pasar modal, namun investor diminta lebih berhati-hati dan mencermati keterbukaan informasi perusahaan.
Dalam keterbukaan tersebut, BEI juga meminta investor untuk:
- Memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa
- Mencermati kinerja dan keterbukaan informasi perseroan
- Mengkaji kemungkinan corporate action
- Mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan investasi
Pergerakan saham ABDA sendiri memang cukup agresif dalam beberapa hari terakhir. Data perdagangan menunjukkan harga saham sempat melonjak signifikan dengan return mingguan dua digit.
Tonton: Di Tengah Krisis Global, Prabowo Pangkas Harga Pupuk 20%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News