Harga Saham Bank Blue Chip Terus Naik Diikuti Bank Lapis 2, Cek yang Layak Beli?

Sabtu, 17 Januari 2026 | 06:20 WIB
Harga Saham Bank Blue Chip Terus Naik Diikuti Bank Lapis 2, Cek yang Layak Beli?

ILUSTRASI. Harga Saham Bank Blue Chip Terus Naik Diikuti Bank Lapis 2, Cek yang Layak Beli?


Reporter: Lydia Tesaloni  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham bank blue chip di pasar modal Indonesia kompak naik hingga pertengahan Januari 2026. Analis melihat saham bank blue chip masih berpeluang naik harga. Namun, peluang cuan lebih besar diprediksi berasal dari saham bank lapis kedua.

 

Saham blue chip adalah saham lapis pertama yang telah berpengalaman di pasar modal. Saham blue chip biasanya berasal dari perusahaan dengan kinerja kuat dan memiliki nilai kapitalisasi pasar besar mencapai puluhan hingga ratusan triliun rupiah.

Di pasar modal Indonesia, saham blue chip biasanya menjadi anggota indeks mayor seperti LQ45. Salah satu anggota LQ45 yang pada penutupan perdagangan Kamis (15/1/2026) tampil perkasa adalah saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Baca Juga: Ada Rencana Merger & Restrukturisasi, Ini Saham BUMN Karya yang Layak Beli

BBNI melonjak 4,13% ke level Rp 4.540 dan mencatatkan penguatan hingga 7,84% sepanjang sepekan. Kinerja positif ini diikuti anggota LQ45 lain, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang naik 3,10% secara harian dan menguat 3,74% dalam sepekan ke harga Rp 4.990.

Selanjutnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 2,69% pada perdagangan hari ini dan naik 2,96% dalam sepekan ke Rp 3.820.

Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga bergerak naik meski lebih terbatas. BBCA menguat 0,94% secara harian dan naik tipis 0,31% dalam sepekan ke level Rp 8.075.

Minat beli investor terhadap saham perbankan tercermin dari derasnya aksi net buy di pasar reguler. BBRI menjadi saham bank paling banyak dikoleksi dengan net buy mencapai Rp 314,9 miliar. Disusul BMRI sebesar Rp 231,6 miliar dan BBCA Rp 216,3 miliar.

 

 

 

 

Tonton: KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Triliun Terkait Banjir Sumatera Utara

Adapun BBNI berada di posisi ketujuh saham paling banyak dibeli investor asing dan domestik, dengan nilai net buy sebesar Rp 43,8 miliar.

Tak hanya big banks, saham bank lapis dua juga ikut menikmati sentimen positif. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik 1,67% secara harian dan menguat 5,17% dalam sepekan ke Rp 1.220.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) mencatat kenaikan 1,78% secara harian dan melesat 7,51% sepanjang pekan ke level Rp 2.290. 

Selain itu, PT Bank Danamon Tbk (BDMN) naik 1,56% secara harian dan 3,17% dalam sepekan ke Rp 2.600, sementara PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menguat 0,84% dan naik 0,56% secara mingguan ke Rp 1.810.

Di segmen bank digital, pergerakan saham cenderung lebih fluktuatif. PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) melesat 5,49% secara harian dan naik 2,46% dalam sepekan ke Rp 500. PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) juga menguat 3,33% dan naik 0,81% secara mingguan ke Rp 248.

Namun, tidak semua bank digital mencatat kinerja mingguan positif. Saham PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) naik 6,60% secara harian, tetapi masih terkoreksi 3,00% dalam sepekan ke Rp 1.130. Sementara PT Bank Jago Tbk (ARTO) naik tipis 0,79% hari ini, namun turun 3,79% dalam sepekan ke Rp 1.905.

Melihat aliran dana yang masih deras dan tren harga yang menguat, saham big banks seperti BBRI, BMRI, dan BBNI dinilai tetap menarik untuk dicermati, terutama bagi investor yang mengincar stabilitas dan likuiditas tinggi.

Sementara itu, saham bank lapis dua seperti BRIS dan BBTN bisa menjadi pilihan bagi investor yang mencari peluang pertumbuhan dengan risiko yang lebih terukur. Adapun saham bank digital dinilai masih cocok untuk strategi trading jangka pendek, mengingat volatilitasnya yang relatif tinggi.

Ke depan, pergerakan saham perbankan masih akan dipengaruhi oleh arah suku bunga, kinerja keuangan emiten, serta sentimen makroekonomi global dan domestik.


 

NATO Kerahkan Pasukan ke Greenland

Selanjutnya: 5 Alasan Ilmiah Membersihkan Rumah Jadi Kunci Meningkatkan Mood dan Kontrol Diri

Menarik Dibaca: 5 Alasan Ilmiah Membersihkan Rumah Jadi Kunci Meningkatkan Mood dan Kontrol Diri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tag

Terbaru