KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pasar saham Indonesia rontok pada Rabu 28 Januari 2026 setelah MSCI memutuskan membekukan Indonesia dari sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks hingga Mei 2026. Untuk perdagangan Kamis (29/1/2026), analis menilai ada potensi rebound. Sejumlah saham berikut diprediksi bisa memberi cuan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi agresif 7,35% ke level 8.320,56 pada perdagangan Rabu (28/1/2026), disertai tekanan jual besar di hampir seluruh sektor. Pelemahan tajam ini dipicu sentimen negatif dari pengumuman MSCI yang memicu kekhawatiran investor dan aksi panic selling di pasar saham.
Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai koreksi IHSG merupakan respons pasar terhadap kebijakan MSCI yang diumumkan pagi hari, sehingga menekan sentimen investor secara signifikan.
“IHSG hari ini terkoreksi agresif seiring tekanan jual besar. Koreksi ini diperkirakan imbas dari pengumuman MSCI yang menimbulkan kekhawatiran dan panic selling dari para investor,” ujar Herditya kepada Kontan, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga: Harga Saham Lippo Anjlok Usai Naik Tinggi: Waktu Tepat Beli atau Jual Sekarang?
Meski demikian, Herditya melihat peluang penguatan teknikal pada perdagangan Kamis (29/1/2026), seiring potensi technical rebound setelah koreksi dalam.
“Untuk Kamis, IHSG berpeluang menguat dengan support di 8.243 dan resistance di 8.359, didorong peluang rebound serta menantikan rilis Fed Rate pada waktu setempat,” jelasnya.
Dari sisi sentimen global, keputusan suku bunga The Fed diperkirakan masih menjadi perhatian utama pelaku pasar, di tengah volatilitas yang masih tinggi pasca gejolak MSCI.
Baca Juga: Saham BREN, BUMI, HRTA 'Naik Kelas'! Cek Target Harga Barunya!
Untuk rekomendasi saham jangka pendek, Herditya menyarankan investor mencermati sejumlah emiten yang dinilai menarik secara teknikal.
“Saham yang dapat dicermati antara lain ARCI di kisaran Rp 2.000-Rp 2.050, INCO di Rp 6.425-Rp 6.725, serta PTRO di Rp 7.825-Rp 8.325,” tutup Herditya.
Pada perdagangan Rabu (28/1/2026), harga saham PTRO ditutup di level 7.300, anjlok 1.275 poin atau 14,87% dibandingkan sehari sebelumnya.
Selanjutnya: Wajib Pajak Wajib Tahu: AR Kini Jadi Pemeriksa, Apa Dampaknya?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News