5 Saham Masuk Radar UMA BEI per 29 Oktober 2026: Ada RAJA hingga DEWI

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:58 WIB
5 Saham Masuk Radar UMA BEI per 29 Oktober 2026: Ada RAJA hingga DEWI

ILUSTRASI. INDONESIA-ECONOMY/RATES (REUTERS/Willy Kurniawan)


Penulis: Bimo Kresnomurti  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Intip daftar saham UMA terbaru jelang akhir bulan Oktober 2026. Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi perhatian investor setelah lima saham disebut masuk dalam daftar Unusual Market Activity (UMA) pada Kamis, 29 Oktober 2026.

Kelima saham tersebut adalah PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA), PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT), PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA), PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC), dan PT Dewi Shri Farmindo Tbk. (DEWI).

Pengumuman UMA berkaitan dengan aktivitas perdagangan saham yang dinilai tidak biasa. Melalui pemantauan tersebut, BEI mengingatkan investor untuk mencermati pergerakan harga dan pola transaksi, serta mempertimbangkan informasi yang tersedia sebelum mengambil keputusan investasi.

Namun, status UMA tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan pasar modal. Investor tetap perlu menelaah keterbukaan informasi dan perkembangan kinerja masing-masing emiten.

Baca Juga: Bagikan Dividen Interim Rp1,478 Triliun, Intip Profil UNTR hingga Kinerja Terbaru

Daftar Saham UMA BEI 29 Oktober 2026

Melansir laman BEI, berikut daftar lima saham yang disebut masuk dalam radar UMA pada 29 Oktober 2026.

Tanggal Nama Emiten Kode Saham
29 Oktober 2026 PT Rukun Raharja Tbk. RAJA
29 Oktober 2026 PT Multipolar Technology Tbk. MLPT
29 Oktober 2026 PT Ekamas Mora Republik Tbk. MORA
29 Oktober 2026 PT Impack Pratama Industri Tbk. IMPC
29 Oktober 2026 PT Dewi Shri Farmindo Tbk. DEWI

Pada saat pemeriksaan, laman UMA resmi BEI masih menampilkan pengumuman terbaru bertanggal 29 Oktober 2026.

Baca Juga: Rugi Bersih Rp885,89 Miliar Q3 2026, Cek Profil BUKA hingga Kinerja Bisnisnya

Apa Itu UMA Saham?

Unusual Market Activity atau UMA merupakan pengumuman BEI terkait aktivitas perdagangan saham yang dinilai tidak biasa. Pengumuman ini dapat muncul ketika bursa mencermati pergerakan harga atau pola transaksi suatu saham.

UMA merupakan bagian dari pengawasan perdagangan untuk meningkatkan kewaspadaan investor. Meski demikian, pengumuman UMA tidak otomatis berarti emiten melakukan pelanggaran atau bahwa saham tersebut pasti akan mengalami koreksi harga.

Investor perlu memahami bahwa harga saham dapat bergerak karena berbagai faktor, termasuk kondisi pasar, sentimen, keterbukaan informasi, aksi korporasi, dan ekspektasi terhadap kinerja perusahaan.

Profil Singkat Lima Saham yang Disebut Masuk Radar UMA

1. PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA)

PT Rukun Raharja Tbk. merupakan perusahaan yang bergerak di sektor energi. Kegiatan usahanya berkaitan dengan infrastruktur dan layanan penunjang energi, termasuk aktivitas dalam rantai bisnis gas bumi.

Pergerakan saham RAJA perlu dicermati bersama informasi mengenai kinerja keuangan, perkembangan bisnis, serta keterbukaan informasi perusahaan. Investor juga perlu memperhatikan perubahan harga dan volume transaksi tanpa hanya mengandalkan status UMA.

2. PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT)

PT Multipolar Technology Tbk. merupakan perusahaan di sektor teknologi informasi. Perseroan menyediakan solusi dan layanan teknologi untuk kebutuhan bisnis, termasuk infrastruktur teknologi informasi dan layanan terkait.

Dalam menilai saham MLPT, investor dapat memeriksa perkembangan pendapatan, laba, kontrak bisnis, serta informasi material yang disampaikan perusahaan melalui keterbukaan informasi BEI.

Baca Juga: Bagikan Dividen Interim Rp 300 Miliar, Intip Profil SIDO hingga Kinerja Terbaru

3. PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA)

PT Ekamas Mora Republik Tbk. bergerak di bidang infrastruktur telekomunikasi dan jaringan. Kegiatan bisnis perusahaan berkaitan dengan penyediaan infrastruktur konektivitas untuk mendukung kebutuhan komunikasi dan transmisi data.

Investor yang mencermati saham MORA perlu memperhatikan perkembangan usaha, kebutuhan investasi infrastruktur, kondisi keuangan, serta pengumuman resmi yang dapat memengaruhi prospek perusahaan.

4. PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC)

PT Impack Pratama Industri Tbk. bergerak di bidang produksi dan distribusi bahan bangunan berbasis polimer, termasuk produk atap dan material bangunan lainnya.

Kinerja saham IMPC dapat dicermati dengan memperhatikan pertumbuhan pendapatan, laba bersih, kondisi industri bahan bangunan, serta perkembangan permintaan terhadap produk perseroan. Informasi mengenai dividen dan aksi korporasi juga dapat menjadi bagian dari pertimbangan investor.

5. PT Dewi Shri Farmindo Tbk. (DEWI)

PT Dewi Shri Farmindo Tbk. merupakan perusahaan yang bergerak di sektor konsumen primer, khususnya bidang peternakan dan produk pangan terkait.

Dalam menganalisis saham DEWI, investor dapat menelaah kinerja keuangan, perkembangan produksi dan penjualan, biaya pakan, serta kondisi industri peternakan. Informasi tersebut dapat membantu memberikan konteks terhadap pergerakan saham perusahaan.

Demikian informasi mengenai daftar 5 saham yang masuk dalam radar UMA BEI per 29 Oktober 2026.

Tonton: TikTok Hapus 12,2 Juta Video di Indonesia, Perkuat Keamanan Brand dan Transparansi AI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait


Terbaru