Laba PWON Tembus Rp2,35 Triliun per 2025, Cek Profil Emiten Properti Ini

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:20 WIB
Laba PWON Tembus Rp2,35 Triliun per 2025, Cek Profil Emiten Properti Ini

ILUSTRASI. Pendapatan Pakuwon Jati (PWON). (Dok/PT Pakuwon Jati)


Sumber: Bursa Efek Indonesia (BEI  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Intip profil emiten PWON yang cetak laba bersih Rp2,35 triliun. Investor retail menyoroti emiten properti ini pasca keluarnya laporan keuangan sepanjang tahun 2025.

Melansir laman IDX, net profit (laba bersih) dari PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar Rp2,35 triliun.

Angka ini mengalami kenaikan sekitar 13,3% secara tahunan (YoY) dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp2,07 triliun. Kenaikan laba bersih ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dan peningkatan efisiensi operasional perusahaan sepanjang tahun.

Lalu, seperti apa profil dari emiten PWON? Cek informasi mengenai profil hingga lini usaha PWON.

Baca Juga: Pendapatan ASLC Sentuh Rp1 Triliun, Cek Profil Emiten Otomotif Digital Ini

Profil PWON

PT Pakuwon Jati Tbk (kode saham: PWON) merupakan salah satu pengembang properti terbesar di Indonesia yang dikenal dengan konsep superblock atau kawasan terpadu.

Perusahaan ini fokus mengembangkan proyek yang menggabungkan pusat perbelanjaan, apartemen, perkantoran, dan hotel dalam satu kawasan.

PWON memiliki portofolio properti besar di kota-kota utama seperti Jakarta, Surabaya, dan Bekasi, dengan kekuatan utama pada pendapatan berulang (recurring income) dari mal dan properti komersial.

Baca Juga: Saham LAJU Sempat Melesat, Cek Profil Emiten Logistik hingga Kinerja Keuangan

Lini Usaha PWON

Secara umum, bisnis PWON terbagi menjadi dua segmen utama:

1. Recurring Income (Pendapatan Berulang)

Segmen ini menjadi tulang punggung perusahaan, meliputi:

  • Pusat perbelanjaan (mall)
  • Perkantoran (office leasing)
  • Hotel dan hospitality
  • Serviced apartment

Pendapatan recurring ini terus tumbuh dan menjadi kontributor utama, terutama dari sektor ritel (mall).

2. Development Property (Pengembangan Properti)

Segmen ini berasal dari:

  • Penjualan rumah dan apartemen
  • Pengembangan kawasan hunian baru
  • Marketing sales properti

Namun, segmen ini cenderung lebih fluktuatif tergantung kondisi pasar properti.

Baca Juga: Saham ASHA Melonjak Awal Pekan, Cek Profil Emiten Perikanan dan Kinerjanya

Susunan Petinggi PWON

Susunan direksi PT Pakuwon Jati Tbk secara umum diisi oleh profesional berpengalaman di bidang properti. Salah satu yang tercatat aktif:

Direksi

Nama Posisi Terafiliasi
A. Stefanus Ridwan Suhendra Presiden Direktur Ya
Sutandi Purnomosidi Direktur Ya
Wong Boon Siew Ivy Direktur Ya
Dra. Lauw, Syane Wahyuni Loekito Direktur Ya
Drs. Minarto Direktur Ya
Lusiana Direktur Ya

Komisaris

Nama Posisi Independen
Alexander Tedja Presiden Komisaris Tidak
Ir. Richard Adisastra Komisaris Tidak
Dr. Dyah Pradnyaparamita D., MM., MSi Komisaris Ya
Irene Tedja Komisaris Tidak

Baca Juga: Saham RISE Anjlok 38% dan Terkena UMA BEI, Cek Profil Emiten Properti Ini

Kinerja Keuangan PWON Sepanjang 2025

PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun 2025. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp2,35 triliun, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp2,07 triliun.

Kenaikan ini mencerminkan pertumbuhan bisnis yang konsisten, terutama dari segmen pendapatan berulang. Dengan capaian tersebut, laba bersih per saham (EPS) tercatat sebesar Rp48,72 per lembar.

Dari sisi pendapatan, PWON mencatatkan revenue sebesar Rp7,11 triliun pada 2025, tumbuh 6,6% secara tahunan (YoY) dari Rp6,67 triliun di tahun sebelumnya.

Baca Juga: Sempat Turun 30% Sebulan, Cek Profil Emiten SOCI yang Mulai Bangkit

Pertumbuhan ini turut diikuti oleh peningkatan laba kotor (gross profit) menjadi Rp3,94 triliun, naik 4,6% YoY dibandingkan Rp3,77 triliun pada 2024.

Hal ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menjaga margin di tengah dinamika industri properti.

Sementara itu, EBITDA PWON mencapai Rp3,71 triliun, meningkat 8,0% dibandingkan Rp3,43 triliun pada tahun sebelumnya.

Tonton: PRABOWO BAWA PULANG Rp 401 TRILIUN! Jepang Resmi Investasi Besar ke RI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru