IPO RANS Incar Dana Rp429 Miliar, Cek Profil Emiten, Pemegang Saham, dan Kinerjanya

Rabu, 24 Juni 2026 | 09:55 WIB
IPO RANS Incar Dana Rp429 Miliar, Cek Profil Emiten, Pemegang Saham, dan Kinerjanya

ILUSTRASI. Raffi Ahmad - Nagita Slavina (KONTAN/Baihaki)


Sumber: Bursa Efek Indonesia (BEI  | Editor: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - Intip profil emiten RANS yang segera IPO. PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) bersiap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana saham (IPO) online.

Perusahaan media dan hiburan ini didirikan oleh pasangan publik figur Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Berdasarkan prospektus ringkas yang telah dipublikasikan, RANS menawarkan sebanyak 2,525 miliar saham baru atau setara 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Melansir eIPO BEI, perseroan menetapkan kisaran harga penawaran awal sebesar Rp135-Rp170 per saham sehingga berpotensi meraih dana segar hingga Rp429,25 miliar.

Lalu, seperti apa profil dari RANS? Cek informasi menarik dari lini usaha hingga kinerja dari prospektus.

Baca Juga: Pabrik VKTR Diresmikan Presiden Prabowo, Cek Profil Emiten hingga Kinerjanya

Profil Singkat RANS

RANS pertama kali didirikan dengan nama PT RNR Film Internasional sebelum berganti nama menjadi PT Rans Entertainmen Indonesia. Perseroan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2018 dan berkembang menjadi salah satu ekosistem media digital dan hiburan terbesar di Indonesia.

Sejak Februari 2025, kantor pusat RANS berlokasi di kawasan BSD, Tangerang, melalui Rans Office Building.

Lini Usaha RANS

Sebagai perusahaan berbasis media dan entertainment, RANS menjalankan berbagai kegiatan usaha yang mencakup:

  1. Produksi konten digital dan media kreatif.
  2. Pengelolaan kanal YouTube dan platform media sosial.
  3. Pengembangan intellectual property (IP) dan bisnis lisensi.
  4. Event organizer dan penyelenggaraan acara hiburan.
  5. Bisnis talent management dan kreator konten.
  6. Investasi pada berbagai anak usaha dan entitas afiliasi di sektor media, hiburan, gaya hidup, olahraga, hingga digital.

Model bisnis tersebut menjadikan RANS tidak hanya bergantung pada pendapatan iklan digital, tetapi juga mengembangkan sumber pendapatan dari lisensi merek, event, kerja sama komersial, dan investasi strategis.

Baca Juga: ALDO Berencana Buyback Saham Rp10 Miliar, Periksa Profil Emiten Manufaktur Ini

Struktur Pemegang Saham

Sebelum IPO, pemegang saham terbesar RANS adalah Raffi Ahmad dengan kepemilikan sekitar 78,68% saham atau sekitar 7,935 miliar lembar saham. Perseroan juga memiliki sejumlah investor dan mitra strategis lainnya dalam struktur permodalannya.

Berdasarkan prospektus IPO, struktur pemegang saham PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk sebelum penawaran umum perdana saham didominasi oleh pendiri sekaligus figur publik Raffi Ahmad. Berikut rincian pemegang saham perseroan:

Pemegang Saham Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp) Kepemilikan (%)
Raffi Farid Ahmad 7.935.000.000 79.350.000.000 78,68
PT Indonesia Entertainmen Grup 911.500.000 9.115.000.000 9,04
Soultan Ariq Rachman 345.500.000 3.455.000.000 3,43
Dony Oskaria 345.250.000 3.452.500.000 3,42
Sutanto Hartono 144.000.000 1.440.000.000 1,43
Nagita Slavina Mariana Tengker 124.750.000 1.247.500.000 1,24
Kaesang Pangarep 115.250.000 1.152.500.000 1,14
Hikmat Janika 86.250.000 862.500.000 0,86
PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi 76.750.000 767.500.000 0,76
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 10.084.250.000 100.842.500.000 100,00

Modal Perseroan

Keterangan Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp)
Modal Dasar 16.134.800.000 161.348.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 10.084.250.000 100.842.500.000
Saham dalam Portepel 6.050.550.000 60.505.500.000

Baca Juga: Saham PZZA Akan Beri Dividen Rp5 Miliar: Cek Profil dan Kinerja Emiten Ini

Kinerja RANS

Melansir data prospektus, emiten RANS mencatatkan kinerja keuangan yang menurun sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun 2024. Penurunan ini terlihat dari sisi pendapatan maupun laba bersih, meskipun perseroan tetap mampu mempertahankan profitabilitas dan memperkuat struktur permodalannya.

Pada tahun 2025, RANS membukukan pendapatan sebesar Rp 353,38 miliar, turun 13,91% dibandingkan pendapatan tahun 2024 yang mencapai Rp 410,50 miliar. Sejalan dengan penurunan pendapatan, laba kotor juga turun menjadi Rp 152,72 miliar dari sebelumnya Rp 159,22 miliar.

Dari sisi bottom line, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 61,05 miliar pada 2025.

Baca Juga: BNII Segera Tebar Dividen Rp580 Miliar, Cek Profil Emiten Perbankan Ini

Angka ini turun 38,82% dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang sebesar Rp 99,80 miliar. Penurunan laba terutama dipengaruhi oleh berkurangnya pendapatan usaha serta tidak adanya keuntungan pelepasan entitas anak seperti yang tercatat pada tahun sebelumnya.

Meski demikian, posisi keuangan perseroan tetap terjaga. Total aset RANS per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp 461,03 miliar, sementara total liabilitas turun menjadi Rp 120,23 miliar dari Rp 156,53 miliar pada tahun 2024. Dengan demikian, total ekuitas perseroan berada di level Rp 340,80 miliar pada akhir 2025.

Selain itu, saldo kas dan setara kas meningkat menjadi Rp 100,13 miliar pada akhir 2025, lebih tinggi dibandingkan posisi tahun 2024 sebesar Rp 91,07 miliar. Peningkatan kas tersebut menunjukkan likuiditas perseroan masih cukup kuat untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan usaha ke depan.

Baca Juga: Pendapatan ASLC Sentuh Rp1 Triliun, Cek Profil Emiten Otomotif Digital Ini

Jadwal IPO RANS

Berikut jadwal pelaksanaan IPO saham RANS:

Tahapan Tanggal
Masa Penawaran Awal (Bookbuilding) 23 – 25 Juni 2026
Perkiraan Masa Penawaran Umum 2 – 8 Juli 2026
Perkiraan Pencatatan Saham di BEI 10 Juli 2026

Potensi Dana IPO

Dengan harga penawaran awal Rp135-Rp170 per saham dan jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 2,525 miliar lembar, RANS berpotensi menghimpun dana antara Rp340,9 miliar hingga Rp429,25 miliar dari pasar modal. Perseroan menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Selain itu, manajemen juga mengungkapkan rencana pembagian dividen dengan rasio sekitar 35% dari laba bersih setelah IPO, dengan tetap memperhatikan kondisi keuangan dan keputusan RUPS.

Dengan langkah IPO ini, RANS berharap dapat memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi bisnis media, hiburan, dan pengembangan ekosistem intellectual property yang menjadi fokus utama perseroan. 

Tonton: Perlindungan Hukum Obligasi Danantara Disorot, Dinilai Berisiko Disalahgunakan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru