Pantauan Performa Saham Magnificent Seven: Masih Layak Dikoleksi?

Rabu, 24 Juni 2026 | 08:46 WIB
Pantauan Performa Saham Magnificent Seven: Masih Layak Dikoleksi?

ILUSTRASI. Nvidia (via REUTERS/NVIDIA)


Sumber: Reuters  | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - Magnificent Seven masih menjadi kelompok saham yang paling diperhatikan investor global.

Terdiri dari Alphabet, Amazon, Apple, Meta, Microsoft, Nvidia, dan Tesla, ketujuh perusahaan ini telah menjadi mesin penggerak utama reli Wall Street dalam beberapa tahun terakhir.

Sayangnya, sejumlah saham Magnificent Seven mulai mengalami koreksi. Kondisi ini membuat investor maju-mundur untuk terjun sepenuhnya ke sektor ini.

Baca Juga: Wall Street Temukan Formula Baru untuk Menangani IPO Raksasa

Kinerja Jangka Panjang Masih Unggul dari Pasar

Meski mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir, performa Magnificent Seven masih jauh mengungguli mayoritas saham di indeks S&P 500 dalam jangka panjang.

Merangkum data Reuters yang terbit pada Selasa (23/6), nilai gabungan ketujuh saham tersebut telah melonjak sekitar 120,9% dalam lima tahun terakhir. Sebagai perbandingan, saham-saham lain dalam S&P 500 hanya naik sekitar 58,8% pada periode yang sama.

Namun dalam jangka pendek, tekanan mulai terlihat. Sepanjang bulan Juni 2026, nilai gabungan Magnificent Seven turun 9,4%, sementara saham-saham di luar kelompok tersebut justru naik 1,5%.

Kinerja Saham Magnificent Seven

Saham Bulan Ini 1 Tahun 5 Tahun
Alphabet -8,0% +110,0% +152,2%
Amazon -13,3% +14,0% +45,1%
Apple -5,9% +43,4% +93,8%
Meta -11,0% -18,6% +46,8%
Microsoft -16,8% -23,0% +38,5%
Nvidia -5,2% +37,7% +912,4%
Tesla -12,4% +27,7% +119,0%
Magnificent Seven -9,4% +25,0% +120,9%
Sisa S&P 500 +1,5% +23,8% +58,8%

Data tersebut menunjukkan bahwa koreksi yang terjadi saat ini belum mengubah dominasi Magnificent Seven sebagai kelompok saham dengan kinerja terbaik dalam jangka panjang.

Baca Juga: SK Hynix Akhirnya Pilih Nasdaq untuk IPO AS, Ternyata Ini Alasannya

Nvidia Masih Menjadi Bintang Utama

Jika melihat performa lima tahun terakhir, Nvidia menjadi saham yang paling menonjol di antara anggota Magnificent Seven.

Saham perusahaan chip AI tersebut melonjak lebih dari 900%, jauh melampaui saham teknologi lainnya. Lonjakan ini didorong tingginya permintaan chip AI yang digunakan untuk pusat data dan layanan kecerdasan buatan generatif.

Alphabet juga menunjukkan performa yang kuat dengan kenaikan 110% dalam setahun terakhir. Sementara Apple dan Tesla masih membukukan pertumbuhan yang solid meski menghadapi volatilitas pasar.

Di sisi lain, Microsoft dan Meta menjadi dua saham yang mengalami tekanan paling besar dalam periode satu tahun terakhir.

Baca Juga: China Bersiap Sambut Tren IPO Antariksa Usai Rekor SpaceX

Fundamental Bisnis Masih Tumbuh

Bagi investor jangka panjang, pertumbuhan pendapatan sering kali lebih penting dibandingkan fluktuasi harga saham harian.

Dari sisi fundamental, Magnificent Seven masih menunjukkan kinerja yang relatif kuat. Permintaan layanan cloud, iklan digital, perangkat lunak, hingga infrastruktur AI terus menopang pertumbuhan bisnis mereka.

Pertumbuhan Pendapatan Kuartal Terbaru

Perusahaan Pendapatan Pertumbuhan Tahunan
Nvidia US$ 81,6 miliar +85,2%
Meta US$ 56,3 miliar +33,1%
Alphabet US$ 109,9 miliar +21,8%
Microsoft US$ 82,9 miliar +18,3%
Amazon US$ 181,5 miliar +16,6%
Apple US$ 111,2 miliar +16,6%
Tesla US$ 22,4 miliar +15,8%

Nvidia kembali menjadi pemimpin dengan pertumbuhan pendapatan mencapai 85,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara Meta, Alphabet, dan Microsoft juga masih mencatat pertumbuhan dua digit.

Data tersebut menunjukkan bahwa reli saham teknologi dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya ditopang sentimen AI, tetapi juga pertumbuhan bisnis yang nyata.

Baca Juga: Konflik Iran Bikin Investor Mulai Tinggalkan Obligasi? Ini Penjelasan Analis

Masih Layak Dikoleksi?

Bagi investor jangka pendek, koreksi yang sedang terjadi menunjukkan bahwa volatilitas saham teknologi masih cukup tinggi. 

Namun bagi investor jangka panjang, fundamental Magnificent Seven masih terlihat kuat dengan pertumbuhan pendapatan yang tetap positif.

Nvidia masih menjadi pemimpin dalam tren AI, Alphabet terus memperkuat bisnis digitalnya, sementara Microsoft, Amazon, Apple, Meta, dan Tesla tetap memiliki posisi dominan di sektor masing-masing.

Selama ketujuh perusahaan tersebut mampu mempertahankan pertumbuhan pendapatan dan memanfaatkan peluang dari perkembangan AI, Magnificent Seven masih berpotensi menjadi salah satu kelompok saham paling menarik untuk dipantau oleh investor global.

Baca Juga: China Kian Ketat Awasi Investasi Offshore, Apa Dampaknya bagi Investor?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru